Sisi Lain Keindahan Kota Jeddah yang sayang untuk Anda Lewatkan

berhaji.com

Kota Jeddah merupakan kota paling ramai dikunjungi jutaan ummat islam dari seluruh pelosok dunia baik dalam moment rangkaian perjalanan ibadah haji ataupun umrah. Jeddah sering dijuluki “Pengantin Laut Merah” karena berbatasan langsung dengan tepian laut merah tepatnya  75 km dari kota suci Mekah.

Kota terbesar kedua di Arab Saudi setelah Ar-riyad ini telah berubah menjadi kota islam yang cosmopolitan dan relative terbuka dengan dunia luar. Namun, Jeddah tetaplah memiliki arti penting dalam pengembangan Islam terutama dengan kedudukannya sebagai pintu gerbang bagi para jemaah haji yang datang ke kota Mekah, Madinah dan Arafah. Keamanan dan keterbukaan kota ini sepanjang sejarah sangat mempengaruhi kelancaran pelaksaan rukun islam yang kelima menentukan bagi syarat istitaah (kesanggupan) seorang jemaah haji.

Disamping peranannya yang cukup sentral, Jeddah memiliki sisi lain yang dapat menjadi pesona keindahan wisata bagi para jemaah haji dan umrah. Berikut adalah sisi lain kota jeddah yang dapat Anda nikmati

Corniche Road

Pada akhir tahun 2012, proses pembangunan sebagian wilayah utara  corniche road baru selesai dirampungkan dan menghasilkan tempat rekreasi baru dipesisir pantai jeddah yakni nort corniche yg. Keindahannya menjadi salah satu tempat favorit para jemaah haji.

Senja di gurun pasir Bahran

Membentangkan tikar dan karpet ditengah gurun, menata bahan makanan sambil menikmati hamparan bukit-bukit gurun pasir Bahran yang menjulang bersama rombongan dikala senja akan menghadirkan sensasi yang indah dan sayang untuk Anda lewatkan.

Wisata Kuliner di Distrik Sharafiyah

Salah satu daerah yang memiliki banyak rumah makan yang menyediakan aneka rupa masakan asal tanah air dan menjadi favorit pemukim asal Indonesoa adalah Distrik Sharafiyah.

Bagaimana apakah ketiga tempat ini sudah menjadi target kunjungan Anda?