Menikmati Indahnya Masjid Quba di Madinah yang Dibangun Nabi SAW

Berhaji.com

Pada bulan Ramadhan ribuan jamaah yang berasal dari dalam dan luar Kota Madinah, ramai memadati Masjid Quba di Madinah. Para jamaah tersebut khusyuk beribadah sambil mananti menanti hidangan berbuka puasa yang disajikan di masjid tersebut.

Quba Mosque

Quba Mosque1

 

Ramainya jamaah di masjid ini tak lain karena melaksanakan shalat di masjid ini memiliki keutamaan. Menurut hadist Nabi yang diriwayatkan oleh Abu bin Sahl bin Hunaif ra, ia pernah menderngar Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang bersuci di rumahnya, kemudian pergi ke Masjid Quba, lalu ia shalat di dalam Masjid Quba, maka baginya pahala seperti pahala umrah.” (HR. Tirmidzi)

Masjid Quba ini terletak di rute hijrah Nabi, di antara kota Makkah dan Madinah, tepatnya 3,5 kilometer dari Masjid Nabawi. Masjid Quba ini merupakan masjid pertama yang didirikan Nabi Muhammad SAW ketika tiba di Madinah saat hijrah.

Dalam pembangunan masjid ini, Rasulullah SAW lah yang melakukan peletakan batu pertama, dilanjutkan oleh putrinya, lalu disempurnakan oleh para sahabat.

Allah SWT memuji masjid ini dan orang yang mendirikan sembahyang di dalamnya dari kalangan penduduk Quba’ dengan Firman-Nya:

Sesungguhnya masjid itu yang didirikan atas dasar takwa (Masjid Quba) sejak hari pertama adalah lebih patut bagimu (Hai Muhammad) bersembahyang di dalamnya. Di dalamnya terdapat orang-orang yang ingin membersihkan diri…….(QS. At Taubah: ayat 108).

Masjid ini telah beberapa kali mengalami renovasi. Khalifah Umar bin Abdul Aziz adalah orang pertama yang membangun menara masjid ini. Sakarang renovasi masjid ini ditangani oleh keluarga Kerajaan Saudi. Mengutip buku berjudul Sejarah Madinah Munawarah yang ditulis Dr Muhamad Ilyas Abdul Ghani, masjid Quba ini telah direnovasi dan diperluas pada masa Raja Fahd ibn Abdul Aziz pada 1986. Renovasi dan peluasan ini menelan biaya sebesar 90 juta riyal yang membuat masjid ini memiliki daya tampung hingga 20 ribu jamaah.