Jamin Keamanan Jemaah, Kemenag Tambah Kuota Petugas TNI Polri

Berhaji.com

Demi membuat calon jemaah haji yang berangkat tahun ini aman dan terlindungi, Kementerian Agama (Kemenag) melakukan langkah preventif dengan menambah personil TNI Polri menjadi petugas haji di Arab Saudi.

“Iya tahun ini ada 75 personil. Itu kita tambah pada kuota tahun lalu yang hanya 45 personil,” kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Abdul Djamil saat apel petugas dari unsur TNI Polri di Rumah dinasnya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/07/2016).

Jadi, sambungnya, penambahan para personil tersebut tugasnya bukan hanya di Tanah Air saja, melainkan mereka akan mengawal penuh sampai para jemaah sampai ke Tanah Suci, seperti dikutip dari haji.kemenag.go.id. Sebab menurut Djamil, personil tersebut sebelumnya hanya berada di satu titik yakni saat keberangkatannya saja.

“Mereka (personil) ada juga yang akan bertugas di bandara Madinah maupun Makkah. Kemudian ada yang kita letakkan di titik yang sentral seperti transportasi lalu kemudian layanan-layanan di hotel-hotel tempat menginapnya jemaah dan termasuk di kantor sektor,” paparnya.

Ia mengaku bahwa saat ini anggota TNI dan Polri yang menjadi petugas haji pada tahun ini ada yang tetap dan yang digantikan.

“Ada yang ganti ada yang personil yang berangkat lagi. Kalau semuanya berangkat lagi kacau kita. Jadi mesti harus ada orang yang kemarin bertugas punya pengalaman dengan orang-orang yang rekrut,” katanya.

Oleh karena itu diakuinya para personil tersebut akan ditempatkan di daerah rawan bagi jemaah haji nantinya. Kendati begitu, dirinya pun meminta kepada jemaah di Makkah agar mampu mentaati peraturan yang sudah ditetapkan.

“Oh di Arafah dan Mina, mobilasi dari Arafah khususnya adalah bagian jamarat saat melontar dan saya meminta agar jemaah yang melontar supaya taat kepada ketentuan Arab Saudi mengenai jadwal melontar,” imbau Djamil.