Sahabatku seluruh umat muslim didunia, sudah paham kan mengenai beberapa persiapan berhaji..? jika dikaji kembali ada tiga hal terpenting dalam berhaji yaitu kemampuan materi,mental,dan spiritual. Mari kita lanjutkan ke persiapan berikutnya yang tidak kalah penting dan harus kita pahami secara matang agar niat berhaji semakin mantap.

Jika dikaji dari istilah berhaji dibagi menjadi beberapa istilah berikut, yang pertama sering kali kita mendengan kata haji atau kata lain dari berkunjung ke baitullah untuk melakukan beberapa amalan thawaf,sa’i dan wukuf di arafah serta amalan lainnya pada masa tertentu demi memenuhi panggilan allah. Selain itu sering kaliyang kita dengan selain berhaji yaitu UMRAH merupakan hal yang sama yaitu berkunjung ke baitullah untuk melakuakn thawaf,sa’i dan cukur demi mengharap ridho allah.

Selain kedua istilah tersebut ada beberapa istilah lain yang mungkin sering kita dengar namun kurang dipahami, oleh karna itusedikitnya akan saya coba jelaskan, diantaranya ada istilah ISTITHA’AH yang artinya mampu yaitu mampu melaksakan ibadah haji atau umrah ditinjau dari segi jasmani, rohani dan ekonomi. Selain itu ada yang dinamakan rukun haji yang merupakan rangkaian amalan yang harus dilakuakn dalam ibadah haji dan tidak dapat diganti dengan yang lain walaupun dengan dam, jika rukun haji ditinggalkan maka tidak sah hajinya.

Selain itu adaistilah lain yaitu wajib haji yang merupakan rangkaian amalan yang harus dikerjakan dalam ibadah haji namun bila tidfak dikerjakan karena udzur syar’i sah hajinya akan tetapi harus membayar dam. Kemudian BADAL yaitu mengganti atau menukar, dalam kaitan dengan ibadah haji atau umrah adalah menggantikan orang lain karena udzur atau tealh meninggal dunia, untuk mengerjakan haji atau umrah atau juga menolong orang lain dalam hal melontar jumroh.

Setelah berangkat tentu disana kita akan melihat yang dinamakn KA’BAH sudah paham kah mengenai KA’BAH …? mari kita bahas lebih lanjut, KA’BAH merupakan rumah yang berbentu persegi empat atau kubus, dan menjadi kiblat bagi seluruh umat muslim ketika mengerjakan ibadah shalat. Berlanjut ke beberapa istilah berikutnya yaitu ada yangdinamkan MIQAT ZAMANI yang merupakan batasan waktu melaksanakan haji, menurut jumhur ulama MIQAT zamani mulai tanggal 1 syawal sampai dengan terbit fajar 10 dzulhijah. Sedangkan MIKAT MAKANI merupakan batasan tempat untuk mulai melaksanakan ihram haji atau umrah.  Berikutnya ada istilah IHRAM yaitu niat ketika memulai mengerjakan ibadah haji atau umrah dan orang yang berpakaian ihram disebut muhrim namun hal tersebut sering tertukar dengan istilah mahram oarang yang haram untukdinikahi.

Kemudian sering kali kita mendengan beberapa istilah lain yang mungkin belum kita pahami lebih luas, mari kita telusuri istilah penting lainnya mengenai berhaji, THAWAF merupakan mengelilingi ka’bah sebanyak 7 kali, dimana ka’bah selalu ada disebelah kirinya dimulai dan diakhiri disudut rukun sejajar hajar aswad. Kemudian ada istilah THAWAF IFADAH yaitu thawaf rukun haji yang harus dilaksanakan tidak boleh ditinggalkan dalam pelaksanaan ibadah haji. THAWAF WADA ialah thawaf yang dilaksankan sebagai penghormatan akhir sebelum meninggalkan makkah, thawaf wada hukumnya wajib dalam pelaksanaan haji. THAWAF QUDUM ialah thawaf yang dilaksanakan sebagai penghormatan pada saat pertama masuk Masjidil haram, thawaf qudum hukumnya sunah. Bagi jamaah haji yang mengambil haji tamattu tawaf qudumnya sudah termasuk dalam tawaf umrah.

Categories: ARTIKEL HAJI
Tags: ,

Komentar

Komentar