Berhaji.com

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan haji tahun ini, Kementerian Kesehatan Saudi telah melaksanakan beberapa langkah efektif seperti membuat aplikasi elektronik dan buku petunjuk untuk memudahkan jemaah haji dalam pelaksanaan ibadah haji.

Hal ini tentunya sebagai pendukung langkah-langkah sebelumnya, seperti adanya gelang khusus untuk jemaah, dan lain-lain. Langkah-langkah tersebut ditujukan untuk mengetahui lokasi para jemaah haji, sehingga mereka dapat kembali dengan selamat.

Komite Persiapan Haji telah menyelenggarakan pertemuan ke-22 mereka di biro kementerian di Riyadh, di bawah pimpinan Hussein Al-Ghannam, Ketua Komite Persiapan Haji dan pengawas umum dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan bagi Haji dan Umrah.

Pertemuan ini dihadiri oleh ketua komite, pejabat urusan kesehatan di Makkah dan Madinah, serta dari pihak King Abdullah Medical City melalui komunikasi video online.

Pertemuan tersebut membahas rencana pengadaan fasilitas kesehatan untuk musim haji mendatang, dan persiapan khusus dari panitia darurat selama haji, selain mekanisme untuk mengembangkan kerja darurat dengan membaginya menjadi tiga wilayah operasional: daerah pusat, Arafah , Mina, serta daerah Muzdalifah dan Makkah, seperti dikutip dari arabnews.com. Pertemuan itu membahas kontribusi dari angkatan kerja yang datang di spesialisasi bidang darurat yang jarang ada, seperti perawatan intensif dan luka bakar.

Pertemuan juga meninjau alur kerja dan penyelesaian persiapan medis dan non-medis, selain tindakan pencegahan untuk menghadapi penyakit menular selama musim haji, terutama dalam hal virus Mers-korona.

Komentar

Komentar