Sebelum membaca alangkah baiknya membaca Mekah (Part-1)

Mekah-nya Adam

Menurut para sejarawan masa silam, Mekah sebagai tempat ibadah pertama kali dibangun oleh Adam. Di sanalah ia konon menemukan dan menghormati singgasana Allah, di tempat kabah sekarang berdiri. Di Mekah juga, di Padang Arafah, Adam bersatu kembali dengan Hawa, dan bersama-sama mereka memohon ampunan dan bimbingan Allah, seperti juga jutaan jamaah haji masa kini. Kaum Muslim percaya bahwa Hajar Aswad, batu hitam di sudut timur kabah, dibawa oleh Adam dari surga, dan bahwa setelah Adam wafat dan dikuburkan di Mekah, putranya Syits terus menghormati Singgasana Allah sampai singgasana itu ditarik kembali ke surga.

Mekah-nya Ibrahim

Ritus-ritus yang terkait dengan Ibrahim dan keluarganya diabadikan dalam ibadah haji, mulai dari mengitari kabah, yang dipercaya kaum Muslim dibangun ulang oleh Ibrahim dan putranya Ismail, sampai shalat di Miqat Ibrahim, di mana jejak Ibrahim terawetkan pada sebuah lempeng batu, Dan meminum air Sumur Zamzam yang memuaskan dahaga Ismail yang masih bayi. Menurut kepercayaan Islam, ritus berlari-lari antara bukit Shafa dan Marwah dimulai oleh Ibrahim untuk mengenang pencarian air oleh istrinya, Hajar. Lengkungan di samping kabah, Hajar dan Ismail disertakan dalam sa’i, sebab dipercaya sebagai bagian dari kabah dan tempat Hajar dan Ismail dimakamkan. Sebuah kisah menyatakan bahwa sebelum membangun kabah, Ibrahim mengunjungi Ismail yang masih kanak-kanak, karena ia mendapat perintah dari Allah untuk mengurbankan putranya. Saat berjalan keluar Mina, Ibrahim, Ismail dan Hajar digoda oleh iblis, yang dilempari batu oleh Ibrahim. Lagi-lagi, kaum Muslim mengenang mereka dengan melempari tiang-tiang jumrah di Mina. Terakhir, seperti juga Ibrahim yang bersedia mengurbankan Ismail, semua jamaah haji mengurbankan seekor hewan dan memberi  makan orang miskin.

Mekah-nya Muhammad

Di kota inilah Nabi Muhammad Saw dilahirkan dan menghidupkan kembali ritus-ritus haji Ibrahim. Kehidupan beliau juga menambahkan situs-situs baru untuk dikunjungi saat naik haji: banyak Muslim mengunjungi tempat-tempat yang pernah ditinggali dan dilewati Nabi Muhammad guna menelusuri jejak-jejak spiritual beliau. Akan tetapi, ini bukan bagian ibadah haji, dan pemerintah Saudi saat ini khawatir jemaah haji melakukan bid’ah sehingga mengalihkan perhatian mereka dari Allah. Pemerintahpun melenyapkan nyaris seluruh situs bersejarah dari Mekah. Walaupun tempat Nabi Muhammad dibesarkan ibu susunya, Halimah, masih ada (walaupun dikelilingi sebuah pasar), situs-situs lain, misalnya tempat beliau hidup bersama istrinya, Khadijah, tempat pemakaman beliau, dan rumah istri beliau, Aisyah, meskipun diketahui orang-orang setempat tapi tidak ditandai secara resmi.

Banyak Muslim mengunjungi Gua Hira, tempat Nabi Muhammad menerima wahyu pertama, dan Gua Tsur, tempat beliau bersembunyi sewaktu hijrah ke Madinah. Kenangan-kenangan Mekah lama milik Adam dan Ibrahim berbaur dengan Mekah baru milik Nabi Muhammad, yang membawa makna baru kepada kota Mekah.

Categories: ARTIKEL HAJI

Komentar

Komentar