Berhaji.com

Pemerintah Saudi mengumumkan agar para pengunjung kota Makkah selain yang melaksanakan tawaf agar tidak memasuki area Mataf di Masjidil Haram ketika waktu shalat lima waktu dan saat berlangsungnya shalat Tarawih. Hal ini berlaku selama bulan Ramadhan.

Kebijakan tersebut dikeluarkan oleh Gubernur Makkah Khaled Al-Faisal melalui akun Twitter-nya, seperti dikutip dari arabnews.com.

Area Mataf selalu padat ketika waktu shalat tiba. Hal ini sangat menyulitkan para jamaah umrah untuk melaksanakan tawaf. “Oleh karena itu, para pengunjung harus memberikan ruang bagi jamaah umrah untuk tawaf,” ujar Khaled.

Khaled mengatakan bahwa ada banyak area untuk melaksanakan shalat di Masjidil Haram, seperti di koridor dalam, utara masjid, dan lantai atas masjid. “Hanya orang-orang yang melaksanakan umrah saja yang dapat melaksanakan shalat wajib di halaman,” tegasnya.

Kebijakan tersebut dilaksanakan di setiap shalat wajib dan shalat tarawih. Seluruh Umat Muslim yang datang mengunjungi Masjidil Haram diharapkan untuk mematuhi aturan ini, serta dapat bekerja sama dengan aparat keamanan setempat.

 

Komentar

Komentar