Berhaji.com

Ketua Daker Makkah Arsyat Hidayat menginformasikan bahwa setiap jamaah haji hanya mendapatkan jatah lima liter air zam-zam untuk dibawa ke Tanah Air. Jika ada yang berbuat curang atau menambah memasukkan air zam-zam ke koper, maka isinya akan dikeluarkan oleh petugas.

“Ini berdasarkan aturan yang berlaku di penerbanangan, jamaah haji dilarang memasukkan air zam-zam ke tas koper mereka dan jamaah haji hanya mendapatkan lima liter air zam-zam,” ujar Arsyad.

Imbauan ini kembali Arsyad tegaskan karena hingga Rabu (30/9) kemarin masih ada jamaah haji Indonesia yang membawa air zam-zam di dalam koper mereka dan itu harus dikeluarkan.

Sebanyak 13.679 jamaah yang dipulangkan dari 32 kloter haji, seperti dilansir dari republika.co.id. Para jamaah meninggalkan kota Makkah menuju Jeddah untuk kemudian pulang ke Tanah Air.

Air zam-zam sudah menjadi tradisi bagi jamaah haji sepulang dari Makkah, lalu membagikannya kepada sanak saudara di rumah masing-masing. Sebagai bentuk rasa syukur, mereka lalu membagikan menikmati air zam-zam untuk warga yang belum bisa ke Tanah Suci.

Maka tidak heran bila banyak jamaah haji, akhirnya berusaha menambah jumlah pasokan air zam-zam mereka.

 

Komentar

Komentar