Bandara Baru Madinah Siap Layani Lebih dari 750.000 Jamaah

Berhaji.com

Pekerjaan pembangunan masih terus berlangsung di Bandara Internasional Prince Mohammed bin Abdul Aziz di Madinah. Pembangunan bandara tersebut sebagai bentuk kesiapan dengan kedatangan sejumlah besar jamaah untuk melakukan umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi.

Pihak bandara telah mempercayakan kepada pihak operasi untuk memastikan kesiapan rencana untuk memfasilitasi kedatangan dan keberangkatan lebih dari 750.000  jamaah selama bulan Ramadhan dan di luar bulan Ramadhan. Pembangunan ini dilaksanakan oleh perusahaan kontraktor, TIBAH.

Direktur Senior Otoritas Pembangunan Bandara, Waled Abu Anaq mengatakan, rencana komprehensif untuk periode perjalanan selama bulan Ramadhan termasuk persiapan ruang kedatangan dan keberangkatan, penyediaan semua peralatan yang diperlukan, dan pengoperasian semua fasilitas perbankan di bandara untuk mengeluarkan mata uang asing, tengah serius dipersiapkan.

Semua counter layanan untuk penumpang umrah telah dioperasikan di ruang haji yang mengkhususkan diri dalam kedatangan dan keberangkatan penumpang umrah pada penerbangan internasional, dengan berkoordinasi dengan Departemen Paspor dan Bea Cukai, Kantor Perusahaan Umrah, dan di bawah pengawasan cabang Kementerian Haji dan Umrah di Madinah.

Semua kantor penerbangan di lorong-lorong keberangkatan juga telah disiapkan untuk memfasilitasi layanan, seperti semua pos keamanan dan inspeksi. Penerbangan umrah telah dijadwal ulang juga untuk memastikan bahwa setiap penerbangan difasilitasi dan terorganisir dengan rapih.

Direktur Jenderal Otoritas Pembangunan Bandara, Mohammed Al-Fadel mengatakan rencana operasional untuk Ramadhan dilaksanakan berkoordinasi dengan perusahaan kontraktor dan pemerintah khusus. Pembangunan dilaksanakan dengan memperhitungkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.

Tujuannya, kata dia, adalah untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan prosedur keberangkatan dan kedatangan untuk penumpang jamaah Umrah dan pengunjung. Penyempurnaan bandara ini juga guna menjamin pemeliharaan dan keamanan lingkungan di bandara.

“Rencana operasional untuk bulan Ramadhan termasuk koordinasi dalam pergerakan penumpang pada setiap jam, sesuai rencana operasional, dalam rangka memfasilitasi kedatangan dan keberangkatan lebih dari 750.000 penumpang pada 1600 penerbangan Umrah internasional pada berbagai penerbangan, selain menerima penerbangan internasional dan domestik yang dijadwalkan secara rutin, “katanya.

Dia mengatakan semua counter di ruang plaza haji telah siap untuk melayani penumpang sepanjang bulan, seperti dikutip dari arabnews.com. Para staf bandara juga siap dan terlatih untuk menyelesaikan semua prosedur untuk kedatangan dan keberangkatan penumpang dalam waktu singkat.

 

Penggunaan Kuota haji Reguler dan Khusus Dioptimalkan Sesuai Regulasi

Berhaji.com

Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama mengoptimalkan pemanfaatan kuota haji reguler maupun khusus. Optimalisasi ini penting karena panjangnya daftar antrian.

Jadi, kuota-kuota harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh haji reguler maupun khusus sehingga seluruh kuota yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi dapat terserap maksimal. Tentu semua dilakukan Ditjen PHU sesuai dengan regulasi.

“Sampai dengan berakhirnya pelunasan tahap kedua, haji reguler (30/6/2016) masih tersisa kuota sebanyak 1.375 orang dan haji khusus (17/06/2016) sebanyak 439 orang,” kata Kasubdit Pendaftaran Haji Ditjen PHU Nur Aliya Fitra yang biasa disapa Nafit, seperti dikutip dari haji.kemenag.go.id.

Sisa Kuota Haji Reguler

Nafit menjelaskan bahwa untuk jamaah haji reguler, sisa kuota 1.375 tersebut akan dikembalikan kepada masing-masing provinsi dengan memasukkan jamaah haji cadangan yang telah melunasi pada tahap 1. Jamaah haji cadangan yang telah melunasi pada tahap 1 sebanyak 4.856 orang.

Bagaimana mekanisme pengisiannya, Nafit juga menjelaskan pengisian jamaah cadangan tersebut dengan mendahulukan jamaah lansia dan pendamping, penggabungan mahram, baru kemudian nomor urut porsi berikutnya.

“Apabula jumlah cadangan lunas pada suatu provinsi tidak mencukupi sisa kuota, maka akan dibuka kembali pelunasan di provinsi yang kurang tersebut sampai dengan kuota terpenuhi,” terangnya.

Sisa Kuota Haji Khusus

Lalu bagaimana dengan sisa kuota haji khusus sebanyak 439 orang? Nafit menerangkan untuk sisa kuota haji khusus akan diisi oleh jamaah haji cadangan yang telah melunasi pada tahap 1, sebanyak 439 orang. Namun hingga hari ini, berdasarkan laporan PIHK terdapat sebanyak 500-an jamaah yang telah melunasi pada tahap 1 dan 2, menunda/membatalkan keberangkatan.

“Karena jumlah cadangan tidak lagi mencukupi untuk menutupi sisa kuota setelah pelunasan tahap 2, maka direncanakan pelunasan haji khusus akan dibuka kembali tahap 3,” kata Nafit.

“Waktu pelunasan tahap ketiga pada tanggal 19 sampai dengan 22 Juli 2016 sesuai dengan Keputusan Dirjen PHU nomor D/195/2016 tentang Pemenuhan Sisa Kuota haji Khusus Tahun 1437 H/2016 M,” ungkap Nafit.

Nafit juga menjelaskan bahwa pihaknya dipastikan akan terus melakukan monitoring sisa kuota pada jamaah haji reguler dan khusus agar tetap dapat terisi penuh.

“Apabila hingga masa pemberangkatan jamaah berlangsung, masih terdapat jamaah yang membatalkan, menunda, akan terus diupayakan diisi. Dengan mengganti jamaah tersebut, baik oleh jamaah cadangan lunas maupun pembukaan kembali pelunasan BPIH sesuai dengan sisa kuota yang ada pada jamaah haji regular maupun khusus. Tentu semua harus sesuai dengan regulasi,” tutupnya.

Sisa Kuota Haji Dikembalikan ke Daerah Sesuai Urutan Porsi

Berhaji.com

Ketua Rabithah haji Indonesia Ade Marfuddin mengatakan berdasarkan Peraturan Menteri Agama, calon jamaah haji lansia 75 tahun mendapatkan prioritas untuk mengisi kuota cadangan.

Selain calon jamaah haji lansia juga mahram dari calon haji wanita berusia 45 tahun ke bawah dan pendamping calon jamaah haji lansia mendapat prioritas mengisi cadangan selanjutnya calon jamaah haji sesuai dengan nomor urut porsi.

Menurut Ade, dilihat dari asas kadilan memang PMA dan undang-undang saling bertentangan. Di satu sisi, jamaah haji yang berangkat sesuai dengan antrian porsi tetapi ternyata Kemenag memberikan prioritas bagi beberapa kasus seperti jamaah haji lansia dan wanita tidak memiliki mahram.

“Masalah kuota ini jika ingin lebih adil harus dicari solusinya, karena bagi wanita yang tidak berangkat tanpa mahram melanggar aturan Arab Saudi, jika menggabungkan mahram juga bagi jamaah lain terasa tak adil begitu juga dengan lansia, tetapi karena keterbatasan kemampuan maha harus didahulukan,” jelasnya.

Tetapi seharusnya jika kuota cadangan ini tidak mengganggu kuota normal, seharusnya tidak ada masalah. Karena wanita yang harus memiliki mahram biasanya berusia 45 tahun, sedangkan selebihnya tidak wajib didampingi mahram.

Tetapi untuk keadilan, sebaiknya saat mendaftar bagi wanita harus mendaftar bersama suami atau anaknya, seperti dikutip dari republika.co.id. Hal ini untuk mengantisipasi rasa ketidakadilan bagi jamaah yang menunggu lama, tapi tersalip oleh keluarga calon jamaah wanita yang tidak memiliki mahram.

Begitu juga dengan calon jamaah haji lansia, seharusnya Kemenag mengelompokkan calon jamaah haji lansia 75 tahun selama tiga tahun ke depan untuk tahun pemberangkatan saat ini.

“Kemenag harus menginformasikan seluruh calon jamaah haji lansia tersebut mengenai kesiapan berangkat di tahun ini, karena banyak calon jamaah haji lansia yang kurang paham cara untuk mendaftar prioritas haji,” jelasnya.

Menikmati Indahnya Masjid Quba di Madinah yang Dibangun Nabi SAW

Berhaji.com

Pada bulan Ramadhan ribuan jamaah yang berasal dari dalam dan luar Kota Madinah, ramai memadati Masjid Quba di Madinah. Para jamaah tersebut khusyuk beribadah sambil mananti menanti hidangan berbuka puasa yang disajikan di masjid tersebut.

Quba Mosque

Quba Mosque1

 

Ramainya jamaah di masjid ini tak lain karena melaksanakan shalat di masjid ini memiliki keutamaan. Menurut hadist Nabi yang diriwayatkan oleh Abu bin Sahl bin Hunaif ra, ia pernah menderngar Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang bersuci di rumahnya, kemudian pergi ke Masjid Quba, lalu ia shalat di dalam Masjid Quba, maka baginya pahala seperti pahala umrah.” (HR. Tirmidzi)

Masjid Quba ini terletak di rute hijrah Nabi, di antara kota Makkah dan Madinah, tepatnya 3,5 kilometer dari Masjid Nabawi. Masjid Quba ini merupakan masjid pertama yang didirikan Nabi Muhammad SAW ketika tiba di Madinah saat hijrah.

Dalam pembangunan masjid ini, Rasulullah SAW lah yang melakukan peletakan batu pertama, dilanjutkan oleh putrinya, lalu disempurnakan oleh para sahabat.

Allah SWT memuji masjid ini dan orang yang mendirikan sembahyang di dalamnya dari kalangan penduduk Quba’ dengan Firman-Nya:

Sesungguhnya masjid itu yang didirikan atas dasar takwa (Masjid Quba) sejak hari pertama adalah lebih patut bagimu (Hai Muhammad) bersembahyang di dalamnya. Di dalamnya terdapat orang-orang yang ingin membersihkan diri…….(QS. At Taubah: ayat 108).

Masjid ini telah beberapa kali mengalami renovasi. Khalifah Umar bin Abdul Aziz adalah orang pertama yang membangun menara masjid ini. Sakarang renovasi masjid ini ditangani oleh keluarga Kerajaan Saudi. Mengutip buku berjudul Sejarah Madinah Munawarah yang ditulis Dr Muhamad Ilyas Abdul Ghani, masjid Quba ini telah direnovasi dan diperluas pada masa Raja Fahd ibn Abdul Aziz pada 1986. Renovasi dan peluasan ini menelan biaya sebesar 90 juta riyal yang membuat masjid ini memiliki daya tampung hingga 20 ribu jamaah.

 

Kemilau Pesona Kota Madinah

berhaji.com

Nuansa spiritual yang mendalam begitu terasa di Masjid Nabawi dan tempat-tempat bersejarah lain di Kota Madinah, terutama selama bulan Ramadhan.

Kemilau Pesona Kota Madinah

Ada banyak lokasi yang memiliki tempat penting dalam sejarah dan pertumbuhan Islam di dalam hati umat Islam, termasuk masjid, sumur, rumah, istana, mata air, gunung dan jurang.

Kemilau Pesona Kota Madinah Kemilau Pesona Kota Madinah

Masjid Nabawi memiliki sejarah yang kaya sendiri untuk menceritakan kedatangan Rasulullah SAW ke Madinatul Munawwaroh. Bangunan itu sendiri telah menjadi sebuah keajaiban arsitektural di bawah perawatan Kerajaan Saudi.

Kata-kata sering tidak bisa menggambarkan rasa kepuasan dan kekaguman yang dialami oleh pengunjung ketika mereka tiba di sini untuk berdoa pertama kalinya, terutama di taman di komplek Rawdhah, yang dihiasi dengan cat hijau dan emas, serta ubin, di mana Nabi SAW biasa memimpin doa dan menyampaikan khotbah-khotbahnya.

Beberapa meter dari masjid, ke arah timur, terletak komplek pekuburan Baqi yang dikelilingi oleh dinding, di mana lebih dari 10.000 Muslimin dikebumikan di sana, termasuk sahabat dan keluarga Nabi SAW.

Ada banyak masjid bersejarah di arah barat daya yang telah direnovasi dan dibangun kembali berkali-kali, termasuk Masjid Abu Bakar Al-Siddiq, Masjid Umar dan Masjid Ali bin Abi Thalib, seperti dikutip dari arabnews.com. Empat kilometer ke selatan terdapat Masjid Quba, tempat di mana para kaum Anshar pertama kali bertemu Nabi SAW seraya bersenandung ‘thalaa`l badru a`laina’, dan mengundangnya untuk tinggal di rumah mereka.

Para pengunjung juga biasa menziarahi makam para pemanah di Gunung Uhud untuk mendoakaan dan mengenang keberanian mereka melawan kaum kafir Quraisy.

Tempat lain untuk mengunjungi termasuk lokasi perang Khandaq, dimana pada perang tersebut kaum Muslim dapat mengalahkan kaum Kafir Quraisy dengan menggali parit yang dalam untuk menjebak mereka.

Visa Haji Kini Berukuran Kertas A4 untuk Hindari Keterlambatan Penerbitan

berhaji.com

Keterlambatan penerbitan visa haji seringkali menyebabkan tertundanya keberangkatan jemaah haji, hal ini juga yang menjadi hambatan di pelaksanaan haji tahun 2015 lalu. Untuk menghindari terulangnya masalah yang sama, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis, melalui laman Kementerian Agama, mengatakan perubahan bentuk visa bertujuan mempermudah proses pencetakannya.

Visa yang diterbitkan berdasarkan urutan keberangkatan ini biasanya keluar setelah Ramadan. Tahun lalu, visa calon jemaah haji tak sesuai urutan sehingga beberapa kelompok terbang tertunda.

Mulanya, visa haji berbentuk stiker yang ditempel di paspor. Kini, visa haji akan berbentuk kertas ukuran A4 (210 x 297 milimeter) dan dapat diurus secara online.

Penerapan e-hajj di Indonesia juga sudah dilakukan pada musim haji 2015 dan dianggap sukses, meski terkendala penerbitan visa. Sistem e-hajj ini merupakan sistem informasi haji dan umrah yang terintegrasi dengan sejumlah negara lain.

Sri ilham mengatakan, sistem ini sudah terintegrasi antara Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Indonesia dan India menjadi negara percontohan untuk e-hajj.

Di Bulan Ramadan, 210 Pintu Masjidil Haram Dibuka untuk Kenyamanan Jamaah

berhaji.com

Di bulan Ramadan, aktivitas di Masjidil Haram tentu meningkat seiring dengan banyaknya jamaah yang ingin memaksimalkan beribadah, terutama di tempat suci Masjidil Haram. Mulai dari jamaah Saudi hingga jamaah dari berbagai negara diprediksi akan memadati Masjidil Haram Ramadan kali ini.

Untuk itu, pihak Masjidil Haram membuka 210 pintu untuk keluar masuk para pengunjung dan jamaah selama Ramadan. Hal ini diungkapkan oleh direktur departemen pintu kedua masjid suci di Makkah, Muhammad Bati.

Selain itu, Muhammad Bati juga memastikan akan ada 600 petugas yang menggunakan seragam dan ID card yang akan menjaga setiap pintu. Hal ini dilakukan untuk mendukung kenyamanan beribadah, agar jemaah dapat keluar-masuk Masjidil Haram dengan mudah tanpa terjadinya berdesak-desakan di pintu masjid.

Bati juga memastikan para petugas akan mengatur para jamaah untuk tidak beribadah di sekitar dekat pintu agar ruang di sekitar pintu dapat lebih leluasa untuk keluar-masuk. Bati juga mengkhususkan pintu Al-Salam untuk menyolatkan jenazah.

Selain itu, ada juga pintu khusus untuk jemaah berkebutuhan khusus di pintu Al-Salam, Al-Marwa, Quraish, Al-Abbas, King Fahd, dan Abdullah di pintu nomor 64, 68, 69, 74, 84, 89, 90, 93, dan 94. Bati juga menegaskan, ada lift yang dikhususkan untuk jemaah berkebutuhan khusus.

8 Cara Agar Bisa Cepat Umrah Di Usia Muda

berhaji.com

Menunaikan ibadah haji dan umrah di usia muda memang menjadi impian kebanyakan orang. Namun, tak semua orang mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi tanah suci di usia muda.

Namun, kita bisa mewujudkan kesempatan itu sendiri dengan cara berusaha dan bersungguh-sungguh. Berikut ini 10 hal yang bisa dilakukan agar bisa umrah selagi muda.

Menabung dengan Besaran Tetap

Setiap bulan, tentukan jumlah tertentu untuk ditabungkan dengan tujuan untuk umrah atau naik haji. Usahakan agar besaran tabungan bisa tetap agar kita bisa memperkirakan berapa tahun lagi kita bisa mengejar untuk berangkat umrah.

Niatkan Sedini Mungkin

Semakin dini kita memiliki niat untuk berangkat umrah, maka semakin cepat juga tabungan terkumpul. Misalnya saja saat kita berusia 20 tahun kita sudah bertekad untuk menabung untuk umrah. Bukan tak mungkin, di usia 30 tahun kita berhasil untuk umrah.

Manfaatkan Fasilitas Pinjaman dari Bank Syariah

Kamu juga bisa memanfaatkan layanan produk bank syariah yang dikenal dengan nama pembiayaan umrah. Produk ini diperuntukkan bagi jamaah yang ingin berangkat lebih cepat, mereka bisa mencicil selama sebelum berangkat hingga setelah pulang umrah.

Kamu juga bisa menggabungkan uang tabungan dengan pinjaman dari bank sehingga pinjaman yang kamu ambil tidak terlalu besar dan cicilannya bisa menjadi lebih ringan.

Tabungan dengan Investasi

Biaya umrah umumnya terus meningkat setiap tahun. Untuk mengatasinya, kamu bisa mencoba menabung dengan berinvestasi pada jenis investasi seperti emas ataupun pasar saham halal. Saham halal adalah saham yang diperjual belikan pada perusaaan yang bidang usahanya jelas dan halal.

Berangkat Umrah Pada Saat Low Season

Seperti juga biaya liburan, biaya umrah di saat peak season seperti saat Ramadhan juga biasanya meningkat karena banyaknya jamaah yang mengantri. Pilihlah waktu yang kosong untuk berangkat umrah untuk mendapatkan harga normal.

Hindari Berangkat Umrah Bareng Artis

Selain saat peak season, salah satu hal yang membuat biaya umrah meningkat juga adalah program berangkat umrah bareng artis atau dai kondang. Tak hanya mahal, berangkat umrah bareng artis juga dapat membuat kita tidak fokus beribadah dan malah sibuk berfoto selfie dengan tokoh tersebut. Apalagi, seringkali tokoh yang dibawa tersebut tak memedulikan jamaah yang ingin berfoto bersamanya, sehingga jamaah terkadang perlu berusaha keras agar bisa berfoto bersama sang artis.

Pilih Fasilitas Umrah Sederhana

Biaya umrah juga akan tergantung pada fasilitas yang disediakan pihak agen travel umrah. Pilih saja fasilitas yang sederhana, yang penting tujuan kita untuk beribadah tercapai dan kita bisa memfokuskan diri beribadah daripada mencari kenyamanan di penginapan  maupun di perjalanan.

Umrah Backpacker

Untuk kamu yang suka tantangan, kamu bisa bergabung dengan komunitas umrah backpacker yang bisa pergi umrah dengan biaya sangat miring. Atau, kamu juga bisa pergi umrah sendiri tanpa ikut biro umrah. Caranya, buat Visa Bisnis dengan mengisi aplikasi di website, kadangkala harus mencari penjamin atau pengundang dari saudi. Kemudian, cari tiket pesawat umum ke Jeddah / Riyadh, dan gunakan kendaraan umum untuk ke Mekkah atau Madinah. Biaya bis umum biasanya berkisar antara 35 – 80 riyadh. Untuk menginap, bisa singgah di Masjidil Haram atau Nabawi. Makan bisa sekitar 15-35 riyal sekali makan porsi besar, sedangkan minum disediakan di masjid.

Semoga bermanfaat!

10 Tips Agar Tetap Sehat Saat Melaksanakan Ibadah Haji

berhaji.com

Ibadah haji merupakan ibadah yang membutuhkan kesiapan mental dan fisik. Selain mempersiapkan fisik selagi masih di tanah air, kita juga perlu menjaga kesehatan selama di tanah suci agar ibadah tetap tidak terganggu.

Berikut ini 10 tips yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan selama melaksanakan ibadah haji.

  1. Perhatikan kebersihan makanan dan minuman selama di tanah suci. Selama di sana, ada banyak makanan yang tidak familiar dengan kita. Selain kebersihan, perhatikan jgua jenis-jenis makanan yang bisa menyebabkan alergi.
  2. Sebaiknya membawa bekal air mineral selama perjalanan. Apalagi perjalanan selama 10 jam antara Mekkah dan Madinah pasti akan membutuhkan energi lebih. Air yang aman dikonsumsi selain air yang Anda bawa sendiri adalah air Zam Zam yang bisa langsung diminum meski mentah karena kandungan flouride nya yang tinggi dan mampu membunuh kuman.
  3. Selalu gunakan masker saat berada di keramaian dan kawasan gurun untuk menghindari alergi karena debu atau penyebaran penyakit dari jamaah lain.
  4. Bawa sabun pribadi di dalam tas yang selalu dibawa kemanapun untuk memudahkan kita mencuci tangan sebelum makan.
  5. Sebaiknya langsung mengonsumsi jatah makanan yang masih hangat dan segar. Hindari menyimpan jatah makanan terlalu lama. Banyak jemaah haji yang tak ingin repot makan saat dibagi jatah makanan dan menyimpannya untuk dimakan di hotel atau tempat istirahat. Lebih baik sedikit repot daripada makanan menjadi basi karena terlalu lama disimpan dan kitapun kurang energi.
  6. Perhatikan penyakit yang telah dialami sebelum berangkat ke tanah suci. Periksakan diri dan kondisi terakhir sebelum berangkat, konsultasikan juga pada dokter Anda agar dokter bisa memberi saran untuk menghindarkan terjadinya kemungkinan komplikasi atau penyakit kambuh.
  7. Beritahukan juga kondisi anda pada kepala kelompok agar dapat waspada dengan berbagai kemungkinan.
  8. Usahakan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter dalam kelompok. Terutama bagi yang memiliki penyakit diabetes agar dapat mengatur pola makan tapi juga tidak perlu berhenti makan karena gula dara naik.
  9. Istirahatlah yang cukup. Jamaah haji membutuhkan stamina yang baik untuk dapat menyelesaikan berbagai rangkaian ibadah haji. Fokuskan untuk ibadah dna kurangi jalan-jalan dan belanja jika stamina tidak memungkinkan.
  10. Bagi jamaah yang memiliki kulit sensitif, sebaiknya sedikan krim anti nyamuk dan anti jamur untuk melindungi kulit dari gigitan serangga dan menjaga kelembaban kulit.

8 Hal yang Perlu Dituntaskan Sebelum Berangkat Haji

berhaji.com

Ibadah haji merupakan salah satu ibadah berat yang dilakukan seorang Muslim. Tak sembarangan, hanya orang yang terpanggil yang pada akhirnya bisa menginjakkan kaki di tanah suci dan beribadah di sana. Oleh karena itu, berbagai persiapan fisik, mental maupun spiritual perlu kita selesaikan sebelum melangsungkan ibadah haji.

Berikut ini 8 hal yang perlu dituntaskan sebalum berangkat untuk menunaikan ibadah haji.

Taubat

“Labbaik” yang merupakan sebuah seruan saat menjalankan ibadah haji memiliki arti kata “aku datang memenuhi panggilanMu.” Maka sebelum kita datang memenuhi panggilan Yang Maha Suci dan berseru kepadaNya, alangkah baiknya jika kita bertaubat dulu akan dosa kita yang lalu, baik yang kita sadari ataupun tidak.

Melunasi hutang

Coba ingat-ingat lagi, apakah kita masih memiliki hutang kepada kerabat, teman atau saudara, meskipun jumlahnya sangat kecil. Lunasi dulu segala jenis hutang, baik dalam bentuk uang, barang maupun janji. Melunasi hutang juga bukan hanya hutang pada teman atau saudara, tapi juga hutang pada bank, pinjaman yang belum lunas, termasuk cicilan KPR.

Mengembalikan titipan-titipan

Sama halnya seperti hutang, titipan adalah hak orang lain, amanat yang perlu kita sampaikan pada tangan orang yang berhak menerimanya dengan selamat sesuai bentuknya semula.

Mengembalikan hak orang lain

Sebelum bertamu ke rumah Allah, bersihkan diri kita dari berbagai racun seperti mengambil hak orang lain atau mendzolimi orang lain. Jika masih ada dalam harta kita hak orang lain yang pernah kita ambil, maka kembalikanlah. Hal ini juga termasuk membayar berbagai zakat untuk setiap harta kita, karena selalu ada hak orang lain dalam setiap penghasilan dan harta kita. Inilah yang selalu diajarkan Islam, yaitu membagi harta kita dengan mereka yang fakir dan miski melalui zakat.

Mengikhlaskan niat hanya untuk Allah

Lupakan berbagai niat lainnya seperti ingin mendapatkan gelar haji, ingin dihormati orang lain, apalagi sekedar ingin berfoto di depan Ka’bah untuk bisa diunggah di media sosial. Ikhlaskan niat hanya untuk beribadah kepada Allah semata dan memenuhi panggilanNya.

Pamit dengan keluarga

Tak hanya dengan keluarga dekat, tak ada salahnya mengabari seluruh keluarga besar untuk berpamitan dan memohon do’a agar menjadi haji mabrur. Selain itu, berpamitan jugalah pada tetangga dengan mengadakan syukuran kecil untuk berpamitan dan memohon do’a.

Sholat dua rakaat di rumah

Sebelum berangkat bersama rombongan, sempatkanlah untuk shalat dua rakaat di rumah dengan membaca surat Al-Kafirun dan Al-Ikhlas.

Berjanji kepada diri sendiri

Berjanjilah kepada diri sendiri untuk menghindari perbuatan maksiat di tanah suci, betul-betul menghormati sunnah-sunnah Rasulullah selama di tanah suci, menjadikan tujuan dan segenap pikiran hanya untuk mendapatkan ridha Allah, menggunakan semua kesempatan hanya untuk beribadah semata, serta meninggalkan perdebatan, pertikaian, keributan dan berbagai konflikdengan orang lain selama di tanah suci.