Jemaah Umrah Diperkirakan Akan Membludak Di 10 Hari Terakhir Ramadan

berhaji.com

Sekitar 6 juta jamaah tercatat melakukan ibadah Umroh di bulan Ramadan kali ini, berdasarkan data statistik dari the Information Center Kementrian Haji dan Umrah Arab Saudi, seperti dilaporkan the Saudi Press Agency.

Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat dan memuncak pada 10 terakhir Ramadan. Bulan Ramadan memang kerap dimanfaatkan umat Muslim dengan memaksimalkan ibadah, salah satunya adalah melaksanakan ibadah umroh sebelum ibadah haji di musim haji yang datang setelah Ramadan.

(Baca: Visa Haji Kini Berbentuk Kertas A4 untuk Menghindari Keterlambatan Penerbitan)

“Jumlah jamaah umrah akan melebihi 6 juta di beberapa hari mendatang. Pihak kementerian juga sudah berkoordinasi dengan agensi agar kegiatan ibadah umrah tetap nyaman dan mudah meski jamaah membludak,” ucap juru bicara dalam press statement. Ia juga menambahkan, sejauh ini ada 43.000 layanan disediakan untuk jamaah umrah.

Sementara itu, Tarek Al-Abdul Jabbar selaku asisten presiden Bandara juga melakukan inspeksi ke terminal haji dan umrah di Bandara Internasional King Abdulaziz di Jedah pada Senin, (19/06).

Ditemani oleh Abdullah Al-Reemi, direktur general KAIA dan petugas Bandara senior lainnya, ia memeriksa ulang berbagai fasilitas yang disediakan untuk para jamaah.

(Baca: 8 Cara Agar Bisa Cepat Umrah Di Usia Muda)

Visa Haji Kini Berukuran Kertas A4 untuk Hindari Keterlambatan Penerbitan

berhaji.com

Keterlambatan penerbitan visa haji seringkali menyebabkan tertundanya keberangkatan jemaah haji, hal ini juga yang menjadi hambatan di pelaksanaan haji tahun 2015 lalu. Untuk menghindari terulangnya masalah yang sama, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis, melalui laman Kementerian Agama, mengatakan perubahan bentuk visa bertujuan mempermudah proses pencetakannya.

Visa yang diterbitkan berdasarkan urutan keberangkatan ini biasanya keluar setelah Ramadan. Tahun lalu, visa calon jemaah haji tak sesuai urutan sehingga beberapa kelompok terbang tertunda.

Mulanya, visa haji berbentuk stiker yang ditempel di paspor. Kini, visa haji akan berbentuk kertas ukuran A4 (210 x 297 milimeter) dan dapat diurus secara online.

Penerapan e-hajj di Indonesia juga sudah dilakukan pada musim haji 2015 dan dianggap sukses, meski terkendala penerbitan visa. Sistem e-hajj ini merupakan sistem informasi haji dan umrah yang terintegrasi dengan sejumlah negara lain.

Sri ilham mengatakan, sistem ini sudah terintegrasi antara Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Indonesia dan India menjadi negara percontohan untuk e-hajj.

Di Bulan Ramadan, 210 Pintu Masjidil Haram Dibuka untuk Kenyamanan Jamaah

berhaji.com

Di bulan Ramadan, aktivitas di Masjidil Haram tentu meningkat seiring dengan banyaknya jamaah yang ingin memaksimalkan beribadah, terutama di tempat suci Masjidil Haram. Mulai dari jamaah Saudi hingga jamaah dari berbagai negara diprediksi akan memadati Masjidil Haram Ramadan kali ini.

Untuk itu, pihak Masjidil Haram membuka 210 pintu untuk keluar masuk para pengunjung dan jamaah selama Ramadan. Hal ini diungkapkan oleh direktur departemen pintu kedua masjid suci di Makkah, Muhammad Bati.

Selain itu, Muhammad Bati juga memastikan akan ada 600 petugas yang menggunakan seragam dan ID card yang akan menjaga setiap pintu. Hal ini dilakukan untuk mendukung kenyamanan beribadah, agar jemaah dapat keluar-masuk Masjidil Haram dengan mudah tanpa terjadinya berdesak-desakan di pintu masjid.

Bati juga memastikan para petugas akan mengatur para jamaah untuk tidak beribadah di sekitar dekat pintu agar ruang di sekitar pintu dapat lebih leluasa untuk keluar-masuk. Bati juga mengkhususkan pintu Al-Salam untuk menyolatkan jenazah.

Selain itu, ada juga pintu khusus untuk jemaah berkebutuhan khusus di pintu Al-Salam, Al-Marwa, Quraish, Al-Abbas, King Fahd, dan Abdullah di pintu nomor 64, 68, 69, 74, 84, 89, 90, 93, dan 94. Bati juga menegaskan, ada lift yang dikhususkan untuk jemaah berkebutuhan khusus.

Tips Packing dan Menentukan Barang Bawaan yang Tepat untuk Umroh

Berhaji.com

Packing merupakan salah satu hal terpenting sebelum berangkat umrah. Selain membawa pakaian untuk digunakan selama umrah, barang-barang lainnya untuk mendukung kesempurnaan ibadah dan kelengkapan data juga tak boleh tertinggal.

Berikut ini beberapa tips packing lengkap dengan berbagai barang bawaan yang harus Anda bawa di tas umrah Anda.

Perlengkapan Laki-Laki

  • 4 buah celana panjang berbahan kain yang nyaman
  • 4 buah baju takwa (koko) yang nyaman dipakai
  • 2 buah sarung
  • 2 buah baju ihram lengkap dengan sabuknya. Bisanya biro umroh akan memberi 1 buah baju ihram, jadi tinggal membeli 1 buah untuk jaga-jaga jika terkena najis
  • 5-6 buah kaos yang nyaman. Jika kurang, bisa dicuci di sana
  • Pakaian dalam untuk 9 hari, bisa disesuaikan
  • 1 buah jaket
  • 1 pasang sendal yang nyaman, dianjurkan sendal karet atau sendal gunung
  • Alat cukur (shaver), tidak dianjukan membawa silet
  • Alat mandi lengkap
  • Obat-obatan pribadi

Pelengkapan Wanita

  • 5-6 buah baju yang nyaman dipakai, sebaiknya gamis atau abaya, jika kurang bisa dicuci di sana
  • 5-6 buah kerudung yang menutupi dada (syar’i), ciput atau dalaman kerudung bisa disesuaikan
  • 3 buah kaos kaki
  • 2 buah kaos tangan yang telapaknya terbuka
  • Pakaian dalam untuk 9 hari, bisa disesuaikan
  • 2 buah baju ihram
  • 1 pasang sendal yang nyaman, dianjurkan sendal karet atau sendal gunung
  • 2-3 buah pakaian tidur
  • 1 buah jaket
  • Alat mandi lengkap , make-up bisa disesuakan (cukup bawa yang dirasa penting)
  • 1 bungkus Pantilyner
  • Obat-obatan pribadi

Tips Packing yang tepat agar tidak ibet dan salah taruh

Tas yang dibawa ke kabin (Tas tenteng)

Tas ini digunakan untuk membawa perlengkapan persiapan saat akan mengambil niat umroh. Isinya adalah:

  • 1 buah pakaian ihram plus pakaian dalam
  • Untuk perempuan, kaos tangan untuk melakukan shalat diatas pesawat
  • 1 pasang kaos kaki
  • obat-obatan pribadi

Tas tenteng ini juga nantinya berguna untuk menyimpan pakaian kotor yang telah dipakai, sehingga tidak bercampur dengan pakaian bersih lainnya.

Tas kecil

Meskipun kecil tas ini akan diisi dengan benda-benda penting dan juga berharga seperti:

  1. Tanda pengenal
  2. Passport
  3. Dompet
  4. Handphone
  5. kamera
  6. Bisa juga diisi dengan sandal, agar tidak perlu menitipkannya saat akan memasuki masjid

Tas Trolly

Dengan ukurannya yang besar, tas ini digunakan untuk menyimpan perlengkapan untuk 9 hari kedepan. Seluruh peralatan tajam seperti guntung kuku, shiver dan juga benda-benda cair dimasukan kedalam tas ini. Nantinya tas trolly ini akan masuk ke dlaam bagasi pesawat.

Galeri Foto Desain Proyek Terbaru “Museum Mekkah”

Berhaji.com

Selain proyek pembangunan Masjidil Haram, Arab Saudi juga memiliki mega proyek lainnya yaitu Museum Mekkah, musem yang dibangun sebagai dedikasi untuk sejarah dan agama Islam.

Lokasi Musem Mekkah ini berjarak 7 km saja dari Masjidil Haram di Makkah, yang merupakan tempat paling suci bagi umat Muslim.

Museum tersebut akan terdiri dari 5,600 meter persegi galeri untuk memamerkan sejarah perdaban Islam, juga area resepsionis, auditorium, toko buku, ruang pengajaran, kebun di atap dan restoran.

“Museum Mekkah menawarkan suasana unik yang mewakili dan merefleksi apa yang dipercaya jutaan Muslim di seluruh duni yang mengunjungi Mekkah,” sebuah statemenet dari pihak Mossessian Architecture, sebuah studio di Inggris yang memenangkan tender untuk membuat desain Museum Mekkah.

Hamil dan Berhaji ala Riana Garniati Rahayu

Berhaji.com

Hamil dan berhaji mungkin dua hal yang sangat sulit dilakukans secara bersamaan. Berhaji merupakan kegiatan ibadah yang membutuhkan stamina dan energi yang tinggi dengan berbagai ritual dan rukun-rukunnya. Mulai dari mengelilingi ka’bah sampai melakukan perjalanan ke Mina untuk lempar jumrah.

Sementara itu, saat perempuan hamil biasanya banyak kesakitan yang dirasakan. Mulai dari mual-mual, morning sick, hingga kelelahan yang berlebihan. Namun, Riana Garniati Rahayu membuktikan bahwa perempuan cukup kuat untuk melaksanakan ibadah haji meskipun tengah berbadan dua.

Bukan hanya ritual ibadah berat yang harus dijalaninya selama berhaji, Riana juga harus melewati berbagai vaksin agar kondisi kehamilannya tetap baik dan sehat selama proses berhaji hingga pulang lagi ke tempat tinggalnya.

Selengkapnya baca di sini.

Lagi, Jemaah Haji Ditemukan Bunuh Diri Di Mina

Berhaji.com

Di tengah berbagai tragedi di musim haji yang memakan ratusan korban jiwa kali ini, ternyata masih ada jemaah haji yang diberikan Allah kesempatan untuk hidup namun lebih memilih untuk bunuh diri.

Seorang jemaah asal Bangladesh ditemukan tewas tergantung di sebuah kamar mandi di Mina pada pukul 5 pagi. Korban terlihat mengantri di kamar mandi seperti biasa, namun ia tak juga keluar dari kamar mandi hingga jemaah lain mengetuk pintu dan memutuskan untuk mendobraknya.

Jasad jemaah asal Bangladesh tersebut ditemukan tergantung di dalam kamar mandi, dilansir dari dailymoslem.com. Menurut temen-temannya, korban tidak menderita penyakit psikologi apapun yang memungkinkannya melakukan percobaan bunuh diri. Hanya saja, korban mengaku ingin meninggal dalam keadaan mengenakan ihram di tanah suci.

Peristiwa serupa pernah terjadi di awal tahun ini ketika seorang jemaah haji asal Cina bunuh diri dengan cara melompat dari mataf di Masjidil Haram.

Kronologi Tragedi Mina yang Menewaskan Hingga 700an Jemaah Haji

Berhaji.com

Setelah tragedi jatuhnya crane yang menewaskan hingga lebih dari 150 orang, umat Muslim kembali berduka dengan tragedi mina yang memakan korban tewas hingga 700an lebih dan 800an orang luka-luka.

Peristiwa ini bermula dari rombongan jemaah yang baru selesai lempar jumroh di waktu subuh berpapasan dengan rombongan jemaah dari Mekkah yang hendak melaksanakan ritual lempar Jumroh. Pada pukul 7 pagi para rombongan jema’ah ini berpapasan di Jalan Arab 204 yang menyebabkan jemaah berdesakan, kehabisan oksigen hingga terinjak-injak.

Jama’ah yang berdesakan ditambah dengan cuaca panas menyebabkan banyak orang melemah hingga akhirnya tewas terinjak jemaah lainnya. Dalam hitungan menit, jumlah korban tewas bertambah hingga 300an orang. Kebanyakan korban diduga berasal dari Afrika dan Mesir.

Pemerintah Saudi langsung mengerahkan 4000 orang tim penyelamat besarta 200 ambulans untuk mengevakuasi korban.

Bocoran Gambar Payung Mewah yang Akan Hiasi Masjidil Haram

Berhaji.com

Salah satu proyek yang sedang dijalankan di tengah pembangunan Masjidil Haram adalah payung otomatis yang mirip dengan payung-payung di Masjid Nabawi.

Payung-payung raksasa ini dibuat dengan tujuan melindungi jemaah haji dari terik matahari saat sedang beribadah. Dibuat dari marmer dan lapisan emas di beberapa sisi, payung raksasa ini juga dilengkapi dengan jam analog yang dapat menunjukkan waktu sholat.

Images source: skyscrapercity.com

Santunan 3,8 Miliar dan Gratis Naik Haji untuk Keluarga korban Tragedi Mekkah

Berhaji – Pemerintah Saudi tampaknya menanggapi serius tragedi Mekkah yang meninggalkan duka mendalam bagi umat Muslim seluruh dunia.

Raja Arab Saudi, King Salman bin Abdul Aziz telah mengumumkan bahwa pihaknya akan memberikan sejumlah santunan bagi keluarga korban tragedi Mekkah yang tewas maupun yang masih dalam perawatan dokter.

Untuk korban meninggal, King Salman akan memberikan santunan sebesar 1 juta riyal yang setara dengan 3,8 miliar rupiah lengkap dengan undangan berhaji sebagai tamu kehormatan di musim haji tahun depan untuk dua orang anggota keluarga korban.

Sementara untuk korban yang menderita cacat seumur hidup, permerintah Saudi juga memberikan santunan sebesar 1 juta riyal atau 3,8 miliar rupiah.

Untuk korban selamat yang tidak wafat dan tidak cacat namun harus menjalani perawatan di rumah sakit, King Salman akan memberikan santunan sebesar 500.000 riyal. Selain itu, pemerintah Saudi juga akan memperpanjang jangka waktu visa untuk korban yang masih dirawat di rumah sakit hingga sembuh total dan bisa pulang ke negara masing-masing.

Pemerintah Saudi juga menindak dengan tegas perusahaan Bin Laden Corporation yang menjadi menjalani proyek raksasa perluasan Masjidil Haram, yaitu dengan mencabut izin kerja untuk tahun mendatang.