5 Tips Dari Menteri Agama Sebelum Melaksanakan Umroh

Berhaji.com – Meningkatnya minta masyarakat untuk menunaikan ibadah umroh mengakibatkan penyedia jasa layanan Haji dan Umroh semakin banyak. Sayang, diantara penyedia layanan umroh tersebut, ada juga orang-orang curang yang mencari kesempatan dengan bisnis layanan umroh bodong.

Melihat hal ini, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan masyarakat untuk bersikap kritis dalam memilih lembaga penyelenggara umroh. Dirinya menyebutkan setidaknya ada lima hal yang harus diperhatikan oleh masyarakat agar tidak tertipu layanan bodong tersebut.

Berikut Lima pesan Luman Hakim Saifuddin:

  1. memastikan biro penyelenggaranya telah terdaftar di Kementerian Agama dan memiliki izin.
  2. memastikan penerbangannya menggunakan maskapai penerbangan resmi dan maskapai tersebut ada di Indonesia.
  3. memastikan hotel tempat menginapnya, kelasnya, dan lokasinya.
  4. memastikan hari keberangkatan dan hari kepulangannya.
  5. memastikan jadwal kegiatan selama ibadah umroh.

 

Aplikasi Umrah Cerdas, Untuk Hindari Travel Umrah Palsu

Berhaji – Maraknya aksi penipuan travel Umrah bodong yang terjadi di Indonesia, membuat banyak orang gerah. Pasalnya, dana yang dikumpulkan untuk ibadah Umrah tak sedikit. Sekarang, masyarakat dapat meminimalisir penipuan tersebut dengan sebuah aplikasi yang mudah digunakan.

Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag, Abdul Djamil mengatakan melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa memperoleh informasi instan untuk mengetahui apakah sebuah travel haji dan umroh memiliki izin atau tidak.

Aplikasi tersebut diluncurkan sejak November 2016 lalu. Dengan adanya “Umrah Cerdas” diharapkan masyarakat tidak lagi tertipu dengan agen-agen travel haji dan umroh yang abal-abal.

 

Dokumen Apa Saja Yang Harus Dilakukan Untuk Menikah Di Masjidil Haram?

Berhaji – Ada getaran tersendiri ketika mata melihat Baitullah secara langsung. Rasanya jiwa menjadi lebih tenang ketika merasakan atmosfir kegamaan yang kental sepanjang waktu. Apalagi mengingat bahwa tanah yang diinjak merupakan tanah peninggalan Nabi dan Rasul Allah, hati rasanya gembira tak terperi.

Nah, karena banyak kelebihan yang terkandung di kota Mekah dan Masjidil Haram banyak sekali pasangan yang memimpikan dapat mengucap janji paling agung disana. Berikut ini adalah dokumen-dokumen yang harus kamu penuhi untuk menikah di Masjidil Haram.

  1. Pengurusan N1, N2, N4 dan N5 dari kelurahan setempat
  2. Surat pengantar dari KUA setempat yang menerangkan bahwa kedua mempelai akan menikah di Masjidil Haram
  3. Pasfoto 2×3 enam lembar dan 3×4 dengan jumlah yang sama untuk masing-masing mempelai
  4. Calon mempelai wajib membuat surat pernyataan menikah di Masjidil Haram dan ditandatangani oleh orang tua calon mempelai wanita. Kemudian ditujukan kepada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) yang dikirim minimal 3 bulan sebelum keberangkatan
  5. Surat permohonan dari pencatat nikah kepada Konsulat Kenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah untuk menikahkan calon pengantin tersebut
  6. Dokumen persyaratan di atas diserahkan paling lambat tiga bulan sebelum keberangkatan
  7. Biaya menikah di Tanah Suci tidak termasuk biaya pernikahan

Ada sejumlah biaya yang harus dibayar untuk pengurusan pernikahan yang dilakukan di Masjidil Haram. Menurut sumber kurang lebih biaya yang harus dikeluarkan adalah sebesar $950.

Kamu juga bisa berkordinasi dengan pihak travel umroh untuk pernikahan impian ini.

Ratusan Jemaah Umroh Asal Indonesia Tak Bisa Pulang ke Tanah Air

Dailymoslem – Sebanyak 290 jemaah umrah akhirnya batal terbang ke Tanah Air pada 9 Januari 2017 kemarin. Para jamaah ini dijadwalkan terbang dengan Flynas pada pukul 21.00 waktu Arab Saudi (pukul 02.00 WIB). Namun sampai waktunya, tidak kunjung ada kepastian terbang.

Staf Teknis Satu Kantor Urusan Haji Indonesia (KUHI) KJRI Jeddah Ahmad Dumyathi Basori, mengaku telah menghubungi pihak Flynas. Dari penjelasan Duty Manager Flynas di bandara, Mr. Meshal, diketahui bahwa pembatalan disebabkan persoalan teknis kerusakan pesawat yang memerlukan perawatan.

’’Flynas berjanji akan memulangkan mereka hari ini dalam tiga penerbangan. Masing-masing 340 jemaah rute Jeddah-Surabaya terbang jam 19.00 waktu Saudi. Sedang 293 jemaah rute Jeddah-Cengkareng terbang jam 22:30 waktu Saudi. Selain itu ada juga 52 jemaah yang akan terbang dengan Maldives,’’ jelas Dumyathi melalui pesan singkat, Selasa (10/01), sebagaimana dikutip dari situs kemenag RI.

Jemaah yang kembali tertunda kepulangannya sempat melampiaskan emosinya saat mengetahui bahwa keberangkatan mereka ke Tanah Air malam itu batal. Dumyathi mengaku menerima banyak keluhan melalui pesan singkat yang disampaikan kepadanya. Bahkan, ada sekitar 39 jemaah yang akhirnya membeli tiket pulang ke Tanah Air secara mandiri.

Menurut Dumyathi, selain karena jadwal yang tertunda, jemaah juga mengeluh karena di antara mereka ada yang lansia dengan 98 tahun, ada yang sakit dengan ketergantungan obat dan persediannya udah habis. Selain itu, ada juga ada yang harus masuk kerja.

Satgas penanganan jemaah umrah Flynas yang berada di lokasi berusaha untuk menenangkan dan memberikan penjelasan kepada jemaah. Setelah mendapat kepastian bahwa jadwal kepulangan mereka dialihkan tanggal 10 Januari, mereka akhirnya diantar Satgas kembali ke hotel masing-masing untuk beristirahat.

Ribuan jemaah umrah asal Indonesia tertahan kepulangannya akibat adanya kebijakan penghentian penerbangan Flynas dari Saudi. Sebanyak 2.348 jemaah umrah asal Indonesia dan Malaysia yang tergabung dalam tergabung dalam 35 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) tertunda kepulangannya akibat adanya pemutusan hubungan kerja antara Flynas dan Lofty Cest Ltd. yang berdomisili di The British Virgin Islands, sejak 31 Desember 2016 lalu.

Flynas menyetop angkutan umrah dari Indonesia setelah Perusahaan Lofty Crest Ltd selaku penyewa pesawat Flynas mengalami gagal bayar. Hal itu sesuai dengan surat Ref. No. DCEO-305-12-2016 tanggal 31 Desember 2016 dari Deputy CEO Flynas Hajj & Umroh & Head of Bilateral Agreements yang ditandatangani deputi CEO Flynas Haji & Umrah, Ahmed S. Sultan dan ditujukan kepada CEO Lofty Crest Ltd, Dato Abdul Nasser Abu Kassim.

’’Sampai tanggal 9 Januari 2017, sebanyak 1.663 jemaah umrah sudah berhasil dipulangan ke Tanah Air secara bertahap,’’ jelas Dumyathi.

(Sumber:timesindonesia)

Indonesia Jadi Negara Ketiga Terbanyak Yang Kirim Jemaah Umroh

Berhaji.com – Negara manakah yang menjadi pengirim jamaah umrah terbesar sepanjang tahun 2016? Jawabnya, ternyata Mesir dan Pakistan merupakan negara pengirim jamaah umrah terbanyak. Sedangkan, Indonesia menempati peringkat ketiga.

Kenyataan yang disunting dari Al Arabiya dengan mengacu pada data yang dirilis dari Kementrian Urusan Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi yang menyatakan, hingga pertengahan November silam, Mesir merupakan pengirim jamaah umrah terbesar, yakni mencapai 1,15 juta orang di tahun 2016. Menyusul di belakangnya adalah Pakistan degan jumlah jamaah umrah yang mencapai 761.330 orang. Indonesia berada pada posisi berikutnya, yakni dengan jumlah jamaah umrah yang tercatat mencapai 634.990 orang.

Sedangkan bila mengacu pada data kementrian tersebut diketahui total jamaah umrah yang bisa terlacak semenjak adanya pengorganisasian sistem umrah dan haji yang berlangsung dalam kurun 14 tahun terakhir, tercatat sudah ada 54 juta orang yang sudah melakukan ibadah umrah ke tanah suci.

Setelah tiga negara tersebut, terdata Turki 473.672 jamaah umrah, Yordania (434.479), India (409.639), Aljazair (371.949), Malaysia (226.005), Uni Emirat Arab (187.289), dan Irak (168.406).

Sedangkan dalam kurun 14 tahun terakhir ini, data mengenai jumlah perusahaan berlisensi yang menyediakan ljasa layanan umrah asal Arab Saudi mencapai 48 perusahaan. Sementara itu, jumlah lembaga atau perusahaan  yang berasal dari luar Arab Saudi yang juga ikut mengelola bisnis umrah, jumlahnya mencapai 3.500 perusahaan.

Kalangan pengamat ekonomi syariah Indonesia pun sudah lama menengarai bila industri jasa umrah berpotensi menghasilkan pendapatan negara hingga Rp 7,2 triliun per tahun. Potensi ini bisa menjadi berlipat dua hingga tiga kalinya dalam beberapa tahun ke depan.

Pada tahun 2015 misalnya, diprediksi pendapatan negara yang berasal dari umroh  berkisar Rp 1,4 triliun. Estimasi besaran dana perputaran uang ini muncul dengan asumsi mengenai jumlah rata-rata jamaah umrah per tahun yang mencapai 635  ribu orang itu. Maka bila kemdian dipukul rata setiap jamaah mengeluarkan dana mencapai Rp 20 juta per orang, maka nilai bisnis ini akan mencapai angka sekitar Rp 12 triliun per tahun.

 

(Sumber: Republika)

Bagaimana Tata Cara Umrah?

Berhaji – Masih banyak yang belum tata cara Umrah, adapun yang sudah lupa karena memang diajarkan saat sekolah dasar saja. Nah berikut ini adalah tata cara pelaksanaan umrah dari awal hingga akhir.

Pertama:

Jika seseorang akan melaksanakan umrah, dianjurkan untuk mempersiapkan diri sebelum berihram dengan mandi sebagaimana seorang yang mandi junub, memakai wangi-wangian yang terbaik jika ada dan memakai pakaian ihram.

Kedua:

Pakaian ihram bagi laki-laki berupa dua lembar kain ihran yang berfungsi sebagai sarung dan penutup pundak. Adapun bagi wanita, ia memakai pakaian yang telah disyari’atkan yang menutupi seluruh tubuhnya. Namun tidak dibenarkan memakai cadar/ niqab (penutup wajahnya) dan tidak dibolehkan memakai sarung tangan.

Ketiga:

Berihram dari miqat untuk dengan mengucapkan:

لَبَّيْكَ عُمْرَةً

labbaik ‘umroh” (aku memenuhi panggilan-Mu untuk menunaikan ibadah umrah).

Keempat:

Jika khawatir tidak dapat menyelesaikan umrah karena sakit atau adanya penghalang lain, maka dibolehkan mengucapkan persyaratan setelah mengucapkan kalimat di atas dengan mengatakan,

اللَّهُمَّ مَحِلِّي حَيْثُ حَبَسْتَنِي

Allahumma mahilli haitsu habastani” (Ya Allah, tempat tahallul di mana saja Engkau menahanku).

Dengan mengucapkan persyaratan ini—baik dalam umrah maupun ketika haji–, jika seseorang terhalang untuk menyempurnakan manasiknya, maka dia diperbolehkan bertahallalul dan tidak wajib membayar dam (menyembelih seekor kambing).

Kelima:

Tidak ada alat khusus untuk berihram, namun jika bertepatan dengan waktu shalat wajib, maka shalatlah lalu berihram setelah shalat.

Keenam:

Setelah mengucapkan “talbiah umrah” (pada poin ketiga), dilanjutkan dengan membaca dan memperbanyak talbiah berikut ini, sambil mengeraskan suara bagi laki-laki dan lirih bagi perempuan hingga tiba di Makkah:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَك لَبَّيْكَ ، إنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَك وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَك

Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni’mata, laka wal mulk, laa syariika lak”. (Aku menjawab panggilan-Mu ya Allah, aku menjawab panggilan-Mu, aku menjawab panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu,  aku menjawab panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, kenikmatan dan kekuasaan hanya milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu).

Ketujuh:

Jika memungkinkan, seseorang dianjurkan untuk mandi sebelum masuk kota Makkah.

Kedelapan:

Masuk Masjidil Haram dengan mendahulukan kaki kanan sambil membaca doa masuk masjid:

اللَّهُمَّ افْتَحْ لِى أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ.

Allahummaf-tahlii abwaaba rohmatik” (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu).

Kesembilan:

Menuju ke Hajar Aswad, lalu menghadapnya sambil membaca “Allahu akbar” atau “Bismillah Allahu akbar” lalu mengusapnya dengan tangan kanan dan menciumnya. Jika tidak memungkinkan untuk menciumnya, maka cukup dengan mengusapnya, lalu mencium tangan yang mengusap hajar Aswad. Jika tidak memungkinkan untuk mengusapnya, maka cukup dengan memberi isyarat kepadanya dengan tangan, namun tidak mencium tangan yang memberi isyarat. Ini dilakukan pada setiap putaran thawaf.

Kesepuluh:

Kemudian, memulai thawaf umrah 7 putaran, dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di Hajar Aswad pula. Dan disunnahkan berlari-lari kecil pada 3 putaran pertama dan berjalan biasa pada 4 putaran terakhir.

Kesebelas:

Disunnahkan pula mengusap Rukun Yamani pada setiap putaran thawaf. Namun tidak dianjurkan mencium rukun Yamani. Dan apabila tidak memungkinkan untuk mengusapnya, maka tidak perlu memberi isyarat dengan tangan.

Keduabelas:

Ketika berada di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, disunnahkan membaca,

رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Robbana aatina fid dunya hasanah, wa fil aakhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar” (Ya Rabb kami, karuniakanlah pada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta selamatkanlah kami dari siksa neraka). (QS. Al Baqarah: 201)

Ketigabelas:

Tidak ada dzikir atau bacaan tertentu pada waktu thawaf, selain yang disebutkan pada no. 12. Dan seseorang yang thawaf boleh membaca Al Qur’an atau do’a dan dzikir yang ia suka.

Keempatbelas:

Setelah thawaf, menutup kedua pundaknya, lalu menuju ke makam Ibrahim sambil membaca,

وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى

Wattakhodzu mim maqoomi ibroohiima musholla” (Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat) (QS. Al Baqarah: 125).

Kelimabelas:

Shalat sunnah thawaf dua raka’at di belakang Maqam Ibrahim, pada rakaat pertama setelah membaca surat Al Fatihah, membaca surat Al Kaafirun dan pada raka’at kedua setelah membaca Al Fatihah, membaca surat Al Ikhlas.

Keenambelas:

Setelah shalat disunnahkan minum air zam-zam dan menyirami kepada dengannya.

Ketujuhbelas:

Kembali ke Hajar Aswad, bertakbir, lalu mengusap dan menciumnya jika hal itu memungkinkan atau mengusapnya atau memberi isyarat kepadanya.

 

SA’I UMRAH

Kedelapanbelas:

Kemudian, menuju ke Bukit Shafa untuk melaksanakan sa’i umrah dan jika telah mendekati Shafa, membaca,

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ

Innash shafaa wal marwata min sya’airillah”  (Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah) (QS. Al Baqarah: 158).

Lalu mengucapan,

نَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ

Nabda-u bimaa bada-allah bih”.

Kesembilanbelas:

Menaiki bukit Shafa, lalu menghadap ke arah Ka’bah hingga melihatnya—jika hal itu memungkinkan—, kemudian membaca:

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ  (3x)

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ

“Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. (3x)

Tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali hanya Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah segala kerajaan dan segala pujian untuk-Nya. Dia yang menghidupkan dan yang mematikan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

Tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali hanya Allah semata. Dialah yang telah melaksanakan janji-Nya, menolong hamba-Nya dan mengalahkan tentara sekutu dengan sendirian.”

Keduapuluh:

Bacaan ini diulang tiga kali dan berdoa di antara pengulangan-pengulangan itu dengan do’a apa saja yang dikehendaki.

Keduapuluhsatu:

Lalu turun dari Shafa dan berjalan menuju ke Marwah.

Keduapuluhdua:

Disunnahkan berlari-lari kecil dengan cepat dan sungguh-sungguh di antara dua tanda lampu hijau yang beada di Mas’a (tempat sa’i) bagi laki-laki, lalu berjalan biasa menuju Marwah dan menaikinya.

Keduapuluhtiga:

Setibanya di Marwah, kerjakanlah apa-apa yang dikerjakan di Shafa, yaitu menghadap kiblat, bertakbir, membaca dzikir pada no. 19 dan berdo’a dengan do’a apa saja yang dikehendaki, perjalanan (dari Shafa ke Marwah) dihitung satu putaran.

Keduapuluhempat:

Kemudian turunlah, lalu menuju ke Shafa dengan berjalan di tempat yang ditentukan untuk berjalan dan berlari bagi laki-laki di tempat yang ditentukan untuk berlari, lalu naik ke Shafa dan lakukan seperti semula, dengan demikian terhitung dua putaran.

Keduapuluhlima:

Lakukanlah hal ini sampai tujuh kali dengan berakhir di Marwah.

Keduapuluhenam:

Ketika sa’i, tidak ada dzikir-dzikir tertentu, maka boleh berdzikir, berdo’a, atau membaca bacaan-bacaan yang dikehendaki.

Keduapuluhtujuh:

Jika membaca do’a ini:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ الأَعَزُّ الأَكْرَمُ

Allahummaghfirli warham wa antal a’azzul akrom” (Ya Rabbku, ampuni dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa dan Maha Pemurah), tidaklah mengapa  karena telah diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Mas’ud dan ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya mereka membacanya ketika sa’i.

Keduapuluhdelapan:

Setelah sa’i, maka bertahallul dengan memendekkan seluruh rambut kepala atau mencukur gundul, dan yang mencukur gundul itulah yang lebih afdhal. Adapun bagi wanita, cukup dengan memotong rambutnya sepanjang satu ruas jari.

Keduapuluhsembilan:

Setelah memotong atau mencukur rambut, maka berakhirlah ibadah umrah dan Anda telah dibolehkan untuk mengerjakan hal-hal yang tadinya dilarang ketika dalam keadaan ihram.

Tips agar Tidak Tertipu Agen Umroh Bodong

Berhaji – Menjadi salah satu sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, Ibadah Umroh selalu dilaksanakan oleh banyak muslim dari berbagai penjuru dunia. Bahkan, belakangan ini Ibadah yang juga disebut sebagai haji kecil ini sudah menjadi salah satu lifestyle masayarakat.

Saat ini, waktu tunggu ibadah haji paling lama hingga 32 tahun sesuai  data yang disampaikan Direktur Pengelolaan Dana Haji Kementerian Agama Ramadan Harisman. Inilah yang membuat masyarakat memilih untuk melakukan Ibadah Umroh sembari menunggu panggilan untuk menunaikan Ibadah Haji. Selain itu, Ibadah Umroh pun boleh dilakukan kapan saja.

Hal ini membuat banyak agen wisata menyediakan sarana untuk perjalanan Umroh. Bahkan, tak jarang perjalanan Ibadah tersebut juga digabungkan dengan perjalanan wisata untuk mengunjungi beberapa tempat peninggalan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.

Sayangnya, masih saja ada oknum yang mencari keuntungan pribadi dengan membuat agen travel umroh bodong. Nah, agar tidak tertipu oleh agen palsu ini, beberapa hal berikut harus dicek terlebih dahulu.

Pastikan perusahaan penyelenggara atau biro umroh memiliki izin resmi. Izin resmi bisa dicek di website Kementerian Agama.

2. Pastikan jadwal keberangkatan umroh dan maskapai atau perusahaan penerbangan yang akan memberangkatkan calon jamaah ketika calon menyetor uangnya.

3. Pastikan hotel tempat jamaah menginap di Mekah dan di Madinah.

4. Pastikan harga dan layanan yang ditawarkan rasional. Kalau harganya terlalu murah, itu harus diwaspadai.

5. Pastikan calon jamaah mendapat visa
Minimal 4-6 hari sebelum berangkat, visa sudah keluar.

Jika hal tersebut tidak bisa dipastikan maka segera laporkan kepihak berwenang ^^

Gubernur Makkah: Hanya yang Tawaf Saja yang Boleh Shalat di Area Mataf

Berhaji.com

Pemerintah Saudi mengumumkan agar para pengunjung kota Makkah selain yang melaksanakan tawaf agar tidak memasuki area Mataf di Masjidil Haram ketika waktu shalat lima waktu dan saat berlangsungnya shalat Tarawih. Hal ini berlaku selama bulan Ramadhan.

Kebijakan tersebut dikeluarkan oleh Gubernur Makkah Khaled Al-Faisal melalui akun Twitter-nya, seperti dikutip dari arabnews.com.

Area Mataf selalu padat ketika waktu shalat tiba. Hal ini sangat menyulitkan para jamaah umrah untuk melaksanakan tawaf. “Oleh karena itu, para pengunjung harus memberikan ruang bagi jamaah umrah untuk tawaf,” ujar Khaled.

Khaled mengatakan bahwa ada banyak area untuk melaksanakan shalat di Masjidil Haram, seperti di koridor dalam, utara masjid, dan lantai atas masjid. “Hanya orang-orang yang melaksanakan umrah saja yang dapat melaksanakan shalat wajib di halaman,” tegasnya.

Kebijakan tersebut dilaksanakan di setiap shalat wajib dan shalat tarawih. Seluruh Umat Muslim yang datang mengunjungi Masjidil Haram diharapkan untuk mematuhi aturan ini, serta dapat bekerja sama dengan aparat keamanan setempat.

 

Jemaah Umrah Diperkirakan Akan Membludak Di 10 Hari Terakhir Ramadan

berhaji.com

Sekitar 6 juta jamaah tercatat melakukan ibadah Umroh di bulan Ramadan kali ini, berdasarkan data statistik dari the Information Center Kementrian Haji dan Umrah Arab Saudi, seperti dilaporkan the Saudi Press Agency.

Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat dan memuncak pada 10 terakhir Ramadan. Bulan Ramadan memang kerap dimanfaatkan umat Muslim dengan memaksimalkan ibadah, salah satunya adalah melaksanakan ibadah umroh sebelum ibadah haji di musim haji yang datang setelah Ramadan.

(Baca: Visa Haji Kini Berbentuk Kertas A4 untuk Menghindari Keterlambatan Penerbitan)

“Jumlah jamaah umrah akan melebihi 6 juta di beberapa hari mendatang. Pihak kementerian juga sudah berkoordinasi dengan agensi agar kegiatan ibadah umrah tetap nyaman dan mudah meski jamaah membludak,” ucap juru bicara dalam press statement. Ia juga menambahkan, sejauh ini ada 43.000 layanan disediakan untuk jamaah umrah.

Sementara itu, Tarek Al-Abdul Jabbar selaku asisten presiden Bandara juga melakukan inspeksi ke terminal haji dan umrah di Bandara Internasional King Abdulaziz di Jedah pada Senin, (19/06).

Ditemani oleh Abdullah Al-Reemi, direktur general KAIA dan petugas Bandara senior lainnya, ia memeriksa ulang berbagai fasilitas yang disediakan untuk para jamaah.

(Baca: 8 Cara Agar Bisa Cepat Umrah Di Usia Muda)

Di Bulan Ramadan, 210 Pintu Masjidil Haram Dibuka untuk Kenyamanan Jamaah

berhaji.com

Di bulan Ramadan, aktivitas di Masjidil Haram tentu meningkat seiring dengan banyaknya jamaah yang ingin memaksimalkan beribadah, terutama di tempat suci Masjidil Haram. Mulai dari jamaah Saudi hingga jamaah dari berbagai negara diprediksi akan memadati Masjidil Haram Ramadan kali ini.

Untuk itu, pihak Masjidil Haram membuka 210 pintu untuk keluar masuk para pengunjung dan jamaah selama Ramadan. Hal ini diungkapkan oleh direktur departemen pintu kedua masjid suci di Makkah, Muhammad Bati.

Selain itu, Muhammad Bati juga memastikan akan ada 600 petugas yang menggunakan seragam dan ID card yang akan menjaga setiap pintu. Hal ini dilakukan untuk mendukung kenyamanan beribadah, agar jemaah dapat keluar-masuk Masjidil Haram dengan mudah tanpa terjadinya berdesak-desakan di pintu masjid.

Bati juga memastikan para petugas akan mengatur para jamaah untuk tidak beribadah di sekitar dekat pintu agar ruang di sekitar pintu dapat lebih leluasa untuk keluar-masuk. Bati juga mengkhususkan pintu Al-Salam untuk menyolatkan jenazah.

Selain itu, ada juga pintu khusus untuk jemaah berkebutuhan khusus di pintu Al-Salam, Al-Marwa, Quraish, Al-Abbas, King Fahd, dan Abdullah di pintu nomor 64, 68, 69, 74, 84, 89, 90, 93, dan 94. Bati juga menegaskan, ada lift yang dikhususkan untuk jemaah berkebutuhan khusus.