Inilah Jadwal Penerbangan Jemaah Haji Indonesia

Berhaji.com

Kementerian Agama (Kemenag) merancang jadwal pemberangkatan 168.800 calon jemaah haji tahun 1437 Hijriah/2016 M ke Arab Saudi. Mereka akan diterbangkan dalam dua gelombang.

Gelombang pertama, calon jemaah akan mendarat di Bandara International Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, dan gelombang kedua calon jemaah terbang menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

“Masa pemberangkatan 168.800 calhaj selama 28 hari. Mulai 9 Agustus sampai 21 Agustus 2016 ke Madinah,” ujar Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Ditjen Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag, Ahda Barori, dalam pembekalan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2016 di Asrama Haji Pondok Gede.

Dia menambahkan, para calin jemaah haji itu akan diberangkatkan dari 13 embarkasi se-Indonesia. Mereka akan terbagi dalam 384 kelompok terbang (kloter).

“Pemberangkatan calon haji gelombang II menuju Jeddah dimulai pada 22 Agustus hingga 4 September 2016. Pelaksanaan Wukuf bertepatan pada tanggal 10 September,” ucap Ahda.

Setelah puncak haji tersebut usai, para jemaah mulai bersiap kembali ke Tanah Air. Pemulangan jemaah haji gelombang pertama dari Jeddah akan berlangsung pada 17 September hingga 29 September 2016.

Sedangkan awal pemulangan jemaah gelombang kedua dari Madinah, akan dilakukan pada 30 September hingga 13 Oktober 2016.

Indonesia tahun ini mendapat kuota sebanyak 168.800 calon jemaah haji.jumlah tersebut terdiri dari 155.200 haji reguler dan 13.600 haji khusus.

Pemerintah Arab Saudi sebelumnya memberikan kuota jemaah haji Indonesia sebanyak 211.000 orang. Namun sejak 2013, pemerintah Arab mengurangi 20 persen calon jemaah seluruh negara, termasuk Indonesia, menyusul adanya pelebaran areal Masjidil Haram.

Kesuksesan prosesi ibadah haji tak terlepas dari peran serta para petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Selama beberapa hari, mereka akan membimbing,melayani dan memberikan rasa aman kepada para tamu Allah tersebut.

“Tim advance akan bertugas selama 78 hari. Yaitu mulai 1 Agustus sampai 17 Oktober 2016. Jumlahnya sebanyak 10 orang,” kata Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Ditjen Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag RI Ahda Barori.

Sedangkan petugas yang akan ditempatkan di daerah kerja Madinah dan airport berjumlah 231 oang. Mereka akan melayani para calon tamu Allah selama 72 hari. “Masa tugas mereka mulai 6 Agustus-16 Oktober,” imbuh dia.

Untuk yang ditempatkan di daerah kerja Makkah, mereka akan bertugas selama 60 hari, seperti dikutip dari news.liputan6.com. Mereka yang berjumlah 289 orang akan bertugas dari 9 Agustus-6 Oktober 2016.

“Sedangkan Ketua Delegasi Amirul Haj, akan berada di Arab Saudi selama 20 hari. Yaitu sejak 25 Agustus – 17 September. Atau sesuai kebutuhan. Jumlahnya 15 orang,” jelas Ahda.

 

Kementerian Kesehatan Saudi Luncurkan Aplikasi Elektronik untuk Jemaah Haji

Berhaji.com

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan haji tahun ini, Kementerian Kesehatan Saudi telah melaksanakan beberapa langkah efektif seperti membuat aplikasi elektronik dan buku petunjuk untuk memudahkan jemaah haji dalam pelaksanaan ibadah haji.

Hal ini tentunya sebagai pendukung langkah-langkah sebelumnya, seperti adanya gelang khusus untuk jemaah, dan lain-lain. Langkah-langkah tersebut ditujukan untuk mengetahui lokasi para jemaah haji, sehingga mereka dapat kembali dengan selamat.

Komite Persiapan Haji telah menyelenggarakan pertemuan ke-22 mereka di biro kementerian di Riyadh, di bawah pimpinan Hussein Al-Ghannam, Ketua Komite Persiapan Haji dan pengawas umum dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan bagi Haji dan Umrah.

Pertemuan ini dihadiri oleh ketua komite, pejabat urusan kesehatan di Makkah dan Madinah, serta dari pihak King Abdullah Medical City melalui komunikasi video online.

Pertemuan tersebut membahas rencana pengadaan fasilitas kesehatan untuk musim haji mendatang, dan persiapan khusus dari panitia darurat selama haji, selain mekanisme untuk mengembangkan kerja darurat dengan membaginya menjadi tiga wilayah operasional: daerah pusat, Arafah , Mina, serta daerah Muzdalifah dan Makkah, seperti dikutip dari arabnews.com. Pertemuan itu membahas kontribusi dari angkatan kerja yang datang di spesialisasi bidang darurat yang jarang ada, seperti perawatan intensif dan luka bakar.

Pertemuan juga meninjau alur kerja dan penyelesaian persiapan medis dan non-medis, selain tindakan pencegahan untuk menghadapi penyakit menular selama musim haji, terutama dalam hal virus Mers-korona.

Jamin Keamanan Jemaah, Kemenag Tambah Kuota Petugas TNI Polri

Berhaji.com

Demi membuat calon jemaah haji yang berangkat tahun ini aman dan terlindungi, Kementerian Agama (Kemenag) melakukan langkah preventif dengan menambah personil TNI Polri menjadi petugas haji di Arab Saudi.

“Iya tahun ini ada 75 personil. Itu kita tambah pada kuota tahun lalu yang hanya 45 personil,” kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Abdul Djamil saat apel petugas dari unsur TNI Polri di Rumah dinasnya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/07/2016).

Jadi, sambungnya, penambahan para personil tersebut tugasnya bukan hanya di Tanah Air saja, melainkan mereka akan mengawal penuh sampai para jemaah sampai ke Tanah Suci, seperti dikutip dari haji.kemenag.go.id. Sebab menurut Djamil, personil tersebut sebelumnya hanya berada di satu titik yakni saat keberangkatannya saja.

“Mereka (personil) ada juga yang akan bertugas di bandara Madinah maupun Makkah. Kemudian ada yang kita letakkan di titik yang sentral seperti transportasi lalu kemudian layanan-layanan di hotel-hotel tempat menginapnya jemaah dan termasuk di kantor sektor,” paparnya.

Ia mengaku bahwa saat ini anggota TNI dan Polri yang menjadi petugas haji pada tahun ini ada yang tetap dan yang digantikan.

“Ada yang ganti ada yang personil yang berangkat lagi. Kalau semuanya berangkat lagi kacau kita. Jadi mesti harus ada orang yang kemarin bertugas punya pengalaman dengan orang-orang yang rekrut,” katanya.

Oleh karena itu diakuinya para personil tersebut akan ditempatkan di daerah rawan bagi jemaah haji nantinya. Kendati begitu, dirinya pun meminta kepada jemaah di Makkah agar mampu mentaati peraturan yang sudah ditetapkan.

“Oh di Arafah dan Mina, mobilasi dari Arafah khususnya adalah bagian jamarat saat melontar dan saya meminta agar jemaah yang melontar supaya taat kepada ketentuan Arab Saudi mengenai jadwal melontar,” imbau Djamil.

Kedatangan Jamaah Umrah Tahun Depan Diproyeksikan Mencapai 8 Juta Jiwa

Berhaji.com

Ahmad Sheikh Bafaqih, pakar di bidang ekonomi Haji dan Umrah, mengatakan jumlah jamaah umrah terdaftar meningkat dibanding angka tahun lalu.

Dia mengharapkan kedatangan 8 juta jamaah umrah tahun depan, setelah sebagian pembangunan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selesai. Diharapkan jumlah jamaah meningkat 2 juta jamaah umrah dibandingkan dengan 6 juta peziarah tahun ini, diperkirakan meningkat 30 persen.

Dia menekankan pada upaya bersama dari Kementerian Dalam Negeri, haji dan umrah, dan otoritas terkait untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan sebagian besar peziarah yang melakukan umrah selama Ramadhan terakhir ini di Makkah.

Sementara itu, sumber-sumber informasi mengatakan, Kementerian Haji dan Umrah menghentikan penerbitan visa umrah tanpa batas untuk musim tahun ini sejak 16 Ramadhan. Sumber tersebut mengatakan bahwa musim umrah tahun ini menunjukkan peningkatan 6,99 persen dari tahun lalu dengan 6.393.464 visa dikeluarkan, meningkat dari 444.252 visa, sementara jumlah peziarah mencapai 5.949.212 jamaah umrah.

Menurut statistik, Mesir datang pertama dengan 1.303.067 visa umrah, naik 17 persen dari musim Umrah lalu; Pakistan dengan 991.337 visa umrah dan Indonesia di posisi ketiga dengan 699.612 visa umrah.

Jumlah jamaah yang datang dari Turki meningkat tahun ini dengan 18.875 dibandingkan tahun lalu, dengan jumlah visa yang dikeluarkan untuk peziarah Turki sebesar 473.672, membuat negara keempat dalam daftar negara-negara dalam hal jumlah jamaah umrah.

Jordan berada di posisi kelima dengan total perkiraan visa dari 434.479, sedangkan India musim ini menambahkan 77.077 umrah dari musim lalu, yang berjumlah sekitar 409.639 visa umrah.

Aljazair berada di peringkat ketujuh pada daftar dengan 371.949 visa umrah, namun kedua setelah Pakistan dalam hal peningkatan jumlah peziarah, di mana peningkatan sebesar 28,51 persen.

Data menunjukkan bahwa Malaysia memperoleh 26.005 visa umrah, meningkat 10 persen, dan di posisi kesembilan ada Uni Emirat Arab dengan 187.289 visa umrah, meningkat 12.919 jamaah.

Irak mencatat penurunan jumlah jamaah umrah sekitar 10,22 persen dibandingkan musim lalu, dengan 168.406 visa umrah diterbitkan, seperti dikutip dari arabnews.com. Negara-negara lainnya mencatat penurunan dari 26,91 persen pada jumlah visa umrah yang diterbitkan.

 

Fasilitas Kereta Cepat Mashair Railway Siap Digunakan Jamaah Haji Tahun Ini

Berhaji.com

Sekitar 30 sampai 50 persen dari fasilitas kereta cepat Mashair Railway (Makkah Metro) akan digunakan musim haji ini, menurut Abdullah Al-Khodairy, perwakilan dari pemerintah provinsi Makkah dan Ketua Komite Haji Eksekutif.

Berbicara tentang layanan baru yang disediakan untuk jamaah haji tahun ini, ia berkata, “Perluasan Masaa (area berjalan antara Safa dan Marwah) telah selesai dan akan memfasilitasi ritual sai’ para jamaah haji.”

“Pembatasan dengan menyediakan kendaraan kecil untuk memasuki Makkah dan tempat-tempat suci lain adalah langkah-langkah yang diambil untuk menghindari para jamaah haji dari jongkok menunggu di tempat umum, juga akan memberikan kontribusi bagi keberhasilan haji tahun ini,” katanya.

Al-Khodairy memimpin pertemuan pada hari Selasa untuk mengatur kampanye media untuk menginformasikan publik tentang peraturan haji dan instruksi.

Gubernur Makkah Pangeran Khaled Al-Faisal akan meluncurkan kampanye kesadaran besar lain berjudul “Pelarangan Haji Tanpa Izin” pada hari Sabtu. Kampanye ini bertujuan untuk mendorong orang Saudi dan ekspatriat untuk memperoleh izin haji sebelum melanjutkan ke tempat-tempat suci untuk haji.

Sementara itu, Brig. Ayed Al-Harbi, komandan pasukan Haji Departemen Paspor, mengatakan kampanye kesadaran tahun lalu berperan dalam membantu peziarah memasuki tempat suci tanpa kesulitan.

Dia menekankan perlunya menerjemahkan isi kampanye ke dalam bahasa yang berbeda untuk memastikan bahwa pesan telah tersampaikan kepada beragam bangsa, seperti dikutip dari arabnews.com.

Dia juga menyerukan untuk menghentikan kendaraan ilegal yang membawa peziarah di pos pemeriksaan pertama untuk mengurangi tekanan pada pos pemeriksaan utama.

 

 

Jamaah Haji hanya Dijatah Membawa 5 Liter Air Zamzam

Berhaji.com

Ketua Daker Makkah Arsyat Hidayat menginformasikan bahwa setiap jamaah haji hanya mendapatkan jatah lima liter air zam-zam untuk dibawa ke Tanah Air. Jika ada yang berbuat curang atau menambah memasukkan air zam-zam ke koper, maka isinya akan dikeluarkan oleh petugas.

“Ini berdasarkan aturan yang berlaku di penerbanangan, jamaah haji dilarang memasukkan air zam-zam ke tas koper mereka dan jamaah haji hanya mendapatkan lima liter air zam-zam,” ujar Arsyad.

Imbauan ini kembali Arsyad tegaskan karena hingga Rabu (30/9) kemarin masih ada jamaah haji Indonesia yang membawa air zam-zam di dalam koper mereka dan itu harus dikeluarkan.

Sebanyak 13.679 jamaah yang dipulangkan dari 32 kloter haji, seperti dilansir dari republika.co.id. Para jamaah meninggalkan kota Makkah menuju Jeddah untuk kemudian pulang ke Tanah Air.

Air zam-zam sudah menjadi tradisi bagi jamaah haji sepulang dari Makkah, lalu membagikannya kepada sanak saudara di rumah masing-masing. Sebagai bentuk rasa syukur, mereka lalu membagikan menikmati air zam-zam untuk warga yang belum bisa ke Tanah Suci.

Maka tidak heran bila banyak jamaah haji, akhirnya berusaha menambah jumlah pasokan air zam-zam mereka.

 

Menikmati Indahnya Masjid Quba di Madinah yang Dibangun Nabi SAW

Berhaji.com

Pada bulan Ramadhan ribuan jamaah yang berasal dari dalam dan luar Kota Madinah, ramai memadati Masjid Quba di Madinah. Para jamaah tersebut khusyuk beribadah sambil mananti menanti hidangan berbuka puasa yang disajikan di masjid tersebut.

Quba Mosque

Quba Mosque1

 

Ramainya jamaah di masjid ini tak lain karena melaksanakan shalat di masjid ini memiliki keutamaan. Menurut hadist Nabi yang diriwayatkan oleh Abu bin Sahl bin Hunaif ra, ia pernah menderngar Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang bersuci di rumahnya, kemudian pergi ke Masjid Quba, lalu ia shalat di dalam Masjid Quba, maka baginya pahala seperti pahala umrah.” (HR. Tirmidzi)

Masjid Quba ini terletak di rute hijrah Nabi, di antara kota Makkah dan Madinah, tepatnya 3,5 kilometer dari Masjid Nabawi. Masjid Quba ini merupakan masjid pertama yang didirikan Nabi Muhammad SAW ketika tiba di Madinah saat hijrah.

Dalam pembangunan masjid ini, Rasulullah SAW lah yang melakukan peletakan batu pertama, dilanjutkan oleh putrinya, lalu disempurnakan oleh para sahabat.

Allah SWT memuji masjid ini dan orang yang mendirikan sembahyang di dalamnya dari kalangan penduduk Quba’ dengan Firman-Nya:

Sesungguhnya masjid itu yang didirikan atas dasar takwa (Masjid Quba) sejak hari pertama adalah lebih patut bagimu (Hai Muhammad) bersembahyang di dalamnya. Di dalamnya terdapat orang-orang yang ingin membersihkan diri…….(QS. At Taubah: ayat 108).

Masjid ini telah beberapa kali mengalami renovasi. Khalifah Umar bin Abdul Aziz adalah orang pertama yang membangun menara masjid ini. Sakarang renovasi masjid ini ditangani oleh keluarga Kerajaan Saudi. Mengutip buku berjudul Sejarah Madinah Munawarah yang ditulis Dr Muhamad Ilyas Abdul Ghani, masjid Quba ini telah direnovasi dan diperluas pada masa Raja Fahd ibn Abdul Aziz pada 1986. Renovasi dan peluasan ini menelan biaya sebesar 90 juta riyal yang membuat masjid ini memiliki daya tampung hingga 20 ribu jamaah.

 

Di Bulan Ramadan, 210 Pintu Masjidil Haram Dibuka untuk Kenyamanan Jamaah

berhaji.com

Di bulan Ramadan, aktivitas di Masjidil Haram tentu meningkat seiring dengan banyaknya jamaah yang ingin memaksimalkan beribadah, terutama di tempat suci Masjidil Haram. Mulai dari jamaah Saudi hingga jamaah dari berbagai negara diprediksi akan memadati Masjidil Haram Ramadan kali ini.

Untuk itu, pihak Masjidil Haram membuka 210 pintu untuk keluar masuk para pengunjung dan jamaah selama Ramadan. Hal ini diungkapkan oleh direktur departemen pintu kedua masjid suci di Makkah, Muhammad Bati.

Selain itu, Muhammad Bati juga memastikan akan ada 600 petugas yang menggunakan seragam dan ID card yang akan menjaga setiap pintu. Hal ini dilakukan untuk mendukung kenyamanan beribadah, agar jemaah dapat keluar-masuk Masjidil Haram dengan mudah tanpa terjadinya berdesak-desakan di pintu masjid.

Bati juga memastikan para petugas akan mengatur para jamaah untuk tidak beribadah di sekitar dekat pintu agar ruang di sekitar pintu dapat lebih leluasa untuk keluar-masuk. Bati juga mengkhususkan pintu Al-Salam untuk menyolatkan jenazah.

Selain itu, ada juga pintu khusus untuk jemaah berkebutuhan khusus di pintu Al-Salam, Al-Marwa, Quraish, Al-Abbas, King Fahd, dan Abdullah di pintu nomor 64, 68, 69, 74, 84, 89, 90, 93, dan 94. Bati juga menegaskan, ada lift yang dikhususkan untuk jemaah berkebutuhan khusus.

6 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Agen Perjalanan Haji dan Umrah

Dailymoslem – Pengalaman haji dan umrah merupakan tantangan tersendiri bagi setiap umat Muslim, terutama bagi mereka yang baru pertama kali menjalaninya. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar perjalanan haji dan umrah kita dapat berjalan sesuai rencana.

Berikut ini 6 hal yang harus diperhatikan dalam memilih agen perjalanan haji dan umrah agar kita tidak salah pilih.

Pertama, perhatikan penampilan kantor agen. Kali ini, Anda harus menilai berdasarkan penampilannya. Kantor agen yang terpercaya biasanya rapi dan tertata dengan baik, dengan customer service yang jelas dan fasilitas yang jelas baik di kantor maupun di perjalanan.

Kedua, cara melayani konsumen. Agen perjalanan yang buruk biasanya tidak memedulikan apapun kecuali transaksi. Sedangkan agen perjalanan yang baik biasanya melayani konsumen dengan penuh perhatian dan pengertian, mereka mendengar dan menjawab pertanyaan sesuai yang diinginkan konsumen.

Ketiga, perhatikan kelegalan. Pastikan agen perjalanan yang Anda pilih telah mengantongi izin haji dan umrah dari Departemen Agama Republik Indonesia. Anda dapat mengetahui agen tersebut memiliki ijin resmi dari Depag atau tidak dengan melakukan pengecekan di Website Kementrian Agama.

Keempat, program Arbain dan Non-Arbain. Arbain merupakan program yang mengijinkan Anda tinggal lebih dari delapan hari di Madinah, sedangkan Non-Arbain merupakan program yang mengijinkan Anda tinggal beberpa hari saja di Madinah, dan selebihnya tinggal di Makkah. Pastikan agen perjalanan yang Anda pilih memiliki keduanya.

Kelima, jaringan kuat dengan industri pariwisata. Agen perjalanan haji dan umrah yang baik biasanya memiliki asosiasi dengan industri patiwisata lainnya seperti maskapai penerbangan, jaringan hotel hingga ke perusahaan rental mobil. Hal tersebut menunjukkan kredibilitas yang baik dari agen tersebut.

Keenam, pengalaman dan testimoni. Testimoni dari kerabat atau keluarga yang pernah menggunakan agen tersebut juga perlu Anda perhatikan. Pilihlah agen yang mendapat testimoni yang baik dan memuaskan dari konsumennya.

Galeri Foto Desain Proyek Terbaru “Museum Mekkah”

Berhaji.com

Selain proyek pembangunan Masjidil Haram, Arab Saudi juga memiliki mega proyek lainnya yaitu Museum Mekkah, musem yang dibangun sebagai dedikasi untuk sejarah dan agama Islam.

Lokasi Musem Mekkah ini berjarak 7 km saja dari Masjidil Haram di Makkah, yang merupakan tempat paling suci bagi umat Muslim.

Museum tersebut akan terdiri dari 5,600 meter persegi galeri untuk memamerkan sejarah perdaban Islam, juga area resepsionis, auditorium, toko buku, ruang pengajaran, kebun di atap dan restoran.

“Museum Mekkah menawarkan suasana unik yang mewakili dan merefleksi apa yang dipercaya jutaan Muslim di seluruh duni yang mengunjungi Mekkah,” sebuah statemenet dari pihak Mossessian Architecture, sebuah studio di Inggris yang memenangkan tender untuk membuat desain Museum Mekkah.