Kumpulan Foto Berhaji Di Masa Lalu yang Ternyata Lebih Menyejukkan Dipandang Mata

Berhaji.com

Tanah suci Mekkah dan Madinah telah mengalami berbagai kemajuan seiring perkembangan zaman. Bahkan, Masjidil Haram juga saat ini tengah mengalami perluasan untuk desain terbaru di tahun 2020 mendatang.

Berbagai kemewahan seperti lapisan marmer dan emas dapat kita lihat hampir di setiap sudut Mekkah dan Madinah, terutama di tempat-tempat melaksanakan ibadah haji. Pembangunan besar-besaran ini juga disebut-sebut sebagai salah satu tanda kiamat, sebagaimana disabdakan Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam.

Ibnu Syaibah meriwayatkan dengan sanadnya kepada Ya’la ibn Atha’ dari ayahnya, dia berkata: pada suatu hari, aku menuntun tali kekang onta Abdullah ibn Amr, lalu beliau berkata: “Bagaimana pendapat kalian, jika kalian hancurkan Ka’bah dan tidak menyisakan ada batu yang masih menumpuk? Mereka menjawab: oleh kita yang beragama Islam? Beliau menjawab: benar, kalian yang beragama Islam. Seseorang bertanya: lalu apa lagi? Beliau menjawab: kemudian ia akan dibangun dengan yang lebih bagus darinya. Apabila kalian telah melihat galian-galian besar di Makkah, dan bangunan-bangunannya menjulang tinggi melebihi pegunungannya, maka ketahuilah bahwa kiamat telah mendekatimu”(HR. Ibnu Abi Syaibah dan al-Arzaqi)

Mekkah dan Madinah di masa lalu memang tidak semegah dan mewah sekarang, namun ternyata lebih sejuk dipandang mata dengan berbagai kesederhanaannya.

Raja Arab dan Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi Korban Tragedi Mekkah

Berhaji – Duka mendalam akibat tragedi yang terjadi di Masjidil Haram, Jum’at (11/09) lalu tampaknya masih dirasakan oleh seluruh umat Muslim dunia. Namun, para jama’ah korban tragedi Mekkah yang selamat tampaknya mulai bangkit untuk kembali sembuh dan menjalani kehidupan seperti biasa.

Beberapa hari setelah tragedi tersebut terjadi, ratusan pemuda Mekkah antri di rumah sakit Mekkah untuk mendonorkan darah mereka pada para jama’ah yang menjadi korban selamat. Baru-baru ini, Raja Salman bin Abdul Aziz dan juga Imam Besar Masjidil Haram, Syaikh As Sudais menengok para korban selamat di rumah sakit.

Eksklusif dari Mekkah: Foto-Foto Suasana Masjidil Haram Usai Tragedi Mekkah

Raja Salman dan Syaikh Sudais terlihat menyalami para korban juga dan juga menyuapi para korban di tempat tidur mereka.

Ini Dia, Bocoran Foto Desain Masjidil Haram Tahun 2020 Mendatang

Berhaji.com – Masjidil Haram merupakan tempat ribuan jama’ah Muslim menyelesaikan salah satu ibadah nomor lima dalam rukun Islam, yaitu menunaikan ibadah haji. Oleh karena itu, berbagai pengembangan pun dilakukan di Masjidil Haram agar umat muslim mendapatkan kenyamanan selama melaksanakan ibadah haji.

Saat ini, kompleks Masjidil Haram juga sedang dalam proses konstruksi besar-besaran yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2020 mendatang. Desain yang konon akan selesai pada tahun 2020 mendatang tersebut adalah desain yang modern dan dapat memberi kenyamanan pada seluruh jama’ah haji yang semakin tahun semakin bertambah berdatangan ke Masjidil Haram.

Untuk memenuhi berbagai syarat keindahan dan kenyamanan tersebut, berbagai desain telah diajukan penampilan Masjidil Haram terbaru di 5 tahun mendatang. Sekitar 10 desain dari arsitek ternama diajukan dan hanya 1 yang akan terpilih sebagai desain Masjidil Haram terbaru di 5 tahun mendatang.

Berikut ini beberapa desain yang diajukan untuk Masjidil Haram 5 pada tahun 2020.

10928993_826190630780021_4268290161275948102_n

e64984a5-d48e-4ceb-9aba-93dedef0e387_4x3_690x515 HaramExpansion  makkah-medina-expansion-plan-13-728

 hij-9

 no216552

meccaprplan

Dan inilah desain yang terpilih untuk Masjidil Haram yang konstruksinya akan selesai pada tahun 2020 mendatang.

apprvd

cnstrctd

37

25

Semoga kondisi Masjidil Haram yang baru nanti dapat memberikan manfaat dan kebaikan pada seluruh umat muslim yang berniat menunaikan ibadah haji. Aamiin.

Saudia Mulai Operasi Penerbangan Skala Besar Untuk Para Jamaah Haji

LOGISTIK FEAT: Saudia akan mengoperasikan 1.531 internasional dan  76 penerbangan domestik untuk mengangkut jamaah ke tujuan mereka

berhaji.com

Saudi Arabian Airlines (Saudia) telah mulai beroperasi,  lebih dari 1.600 penerbangan haji kembali ke semua tujuan dari Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah dan Bandara Internasional Prince Mohammed di Madinah setelah akhir dari ibadah haji tahunan.

“Kami akan mengoperasikan 1.531 penerbangan internasional dan 76 penerbangan domestik untuk mengangkut jamaah ke tujuan mereka,” kata Saleh bin Nasser Al-Jasser, director-general of the national flag carrier, yang memainkan peran penting dalam operasi  besar-besaran haji dari berbagai negara.

Dia mengatakan Saudia memperluas layanan terpadu untuk peziarah berkoordinasi dengan berbagai departemen pemerintah, termasuk Otoritas Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Haji dan Departemen Paspor.

“Rencana strategis Saudia untuk mengangkut jamaah haji dari 100 tujuan dalam dan luar negeri adalah sukses besar,” kata direktur jenderal, menambahkan bahwa rencana bertujuan mengangkut 818.000 jamaah.

Dia mengatakan baru dbelinya Boeing dan Airbus, serta 29 pesawat sewaan, memungkinkan maskapai untuk menawarkan layanan terbaik kepada para tamu Allah. “Kami telah mencapai tingkat tinggi untuk kinerja tepat waktu dalam penerbangan haji dan memastikan keamanan persen 100 untuk peziarah,” tambahnya.

Saudia mengangkut bagasi tanpa penundaan. “Kami telah mengerahkan eksekutif senior di stasiun utama untuk mengawasi penerbangan haji dan meningkatkan kesadaran tentang peraturan keselamatan kepada para peziarah. Kami juga telah menyiapkan ruang operasi khusus untuk memonitor penerbangan haji. ”

Penunjukan karyawan yang berbicara bahasa yang sama dengan jamaah yang datang dari Indonesia, India, Malaysia dan Bangladesh adalah ukuran lain yang memenangkan hati pelanggan.

“Kami mengirim botol air Zamzam untuk jamaah haji Indonesia, India dan Malaysia ke negara-negara mereka dalam penerbangan kembali kosong selama fase pertama dari operasi haji.”

“Kami juga  mengeluarkan boarding pass untuk penerbangan kembali di muka sehingga para peziarah tidak perlu mengunjungi kantor kami di Makkah dan Madinah untuk membuat pemesanan kembali dan mampu fokus pada ibadah dan haji ritual.”

Maskapai penerbangan yang ditunjuk awak kabin yang berbicara bahasa peziarah, makanan pasokan untuk memenuhi semua selera dan layar haji dokumenter selama penerbangan.

“Kami menyediakan layanan check-in kota untuk jamaah haji Indonesia dan Malaysia di gedung Ain Al-Aziziya di Jeddah dan untuk peziarah India dan Iran di Makkah,” kata Al-Jasser.

source:

http://www.arabnews.com/saudi-arabia/news/643536

Barcode untuk Membantu Menemukan Tenda di Mina

berhaji.com

Pemerintah Saudi berencana untuk memperkenalkan sistem barcode untuk  tenda di Mina agar dapat membantu peziarah mengidentifikasi tenda-tenda mereka dengan bantuan Google maps.

“Sebuah teknologi sudah dikembangkan untuk tujuan ini,” kata Mohammed Al-Ruwaished, ketua komite teknologi informasi di Youth Welfare Presidency’s scout camp.

Dia mengatakan organisasi Tawaf untuk peziarah dari berbagai negara akan diminta untuk menggunakan teknologi untuk mengeluarkan barcode. “Setiap peziarah akan diberikan pergelangan tangan yang terdapat barcode pribadinya dan jika setiap peziarah kehilangan jalan, pemandu akan dapat membimbing mereka menggunakan barcode ini dengan mudah,” katanya.

Al-Ruwaished mengatakan jalan baru dan gateway di tempat suci di Mina, Arafat dan Muzdalifa sedang ditambahkan ke peta Google untuk membantu peziarah membuat cetakan dari peta ini dari mana saja di dunia.

Dalam perkembangan terkait, Eissa Rawwas, wakil menteri untuk urusan Haji Umrah, mengatakan penerapan sistem elektronik gerbang haji akan dibuat wajib mulai tahun depan. Sistem ini akan dihubungkan dengan haji visa. “Kami telah menerapkan fase pertama dari sistem tahun ini,” katanya, seraya menambahkan bahwa fase berikutnya akan dimulai pada Rabiul Awwal 1, 1436 (23 Desember). Dia mengatakan pelayanan telah mengerahkan 1.500 karyawan untuk memastikan gerakan halus dari peziarah dari tenda mereka ke Jamarat untuk ritual rajam. Rawwas kata kementerian itu akan meminta semua organisasi Tawaf untuk menjaga 50 persen dari jamaah mereka di Mina pada tanggal 13 Dzul Hijjah di tahun-tahun mendatang untuk menghindari berdesak-desakan di “mataf,” atau daerah pradaksina mengelilingi Ka’bah Suci di Makkah. “Tahun lalu, kami melihat bahwa hanya 300.000 jamaah tetap di Mina untuk hari ketiga rajam di Jamarat,” katanya.

Hari Arafat tahun ini jatuh pada hari Jumat, sejumlah besar peziarah diharapkan untuk bergabung dengan ziarah tahunan. Hatim Qadi, juru bicara kementerian haji, mengatakan pihaknya tidak takut pemilih besar peziarah pada hari Jumat karena pengaturan telah selesai menjadi tuan rumah tamu Allah.

“Pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah masuknya jamaah ilegal yang tidak membawa izin haji yang valid,” katanya, seraya menambahkan bahwa hukuman yang tegas akan dikenakan pada pelanggar tersebut. “Orang-orang harus berpikir beberapa kali sebelum melanggar aturan dan peraturan negara,” tambahnya.

source:

http://www.arabnews.com/featured/news/639211

 

3 Pilar Penting Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Berhaji

Sahabatku seluruh umat muslim didunia, sudah paham kan mengenai beberapa persiapan berhaji..? jika dikaji kembali ada tiga hal terpenting dalam berhaji yaitu kemampuan materi,mental,dan spiritual. Mari kita lanjutkan ke persiapan berikutnya yang tidak kalah penting dan harus kita pahami secara matang agar niat berhaji semakin mantap.

Jika dikaji dari istilah berhaji dibagi menjadi beberapa istilah berikut, yang pertama sering kali kita mendengan kata haji atau kata lain dari berkunjung ke baitullah untuk melakukan beberapa amalan thawaf,sa’i dan wukuf di arafah serta amalan lainnya pada masa tertentu demi memenuhi panggilan allah. Selain itu sering kaliyang kita dengan selain berhaji yaitu UMRAH merupakan hal yang sama yaitu berkunjung ke baitullah untuk melakuakn thawaf,sa’i dan cukur demi mengharap ridho allah.

Selain kedua istilah tersebut ada beberapa istilah lain yang mungkin sering kita dengar namun kurang dipahami, oleh karna itusedikitnya akan saya coba jelaskan, diantaranya ada istilah ISTITHA’AH yang artinya mampu yaitu mampu melaksakan ibadah haji atau umrah ditinjau dari segi jasmani, rohani dan ekonomi. Selain itu ada yang dinamakan rukun haji yang merupakan rangkaian amalan yang harus dilakuakn dalam ibadah haji dan tidak dapat diganti dengan yang lain walaupun dengan dam, jika rukun haji ditinggalkan maka tidak sah hajinya.

Selain itu adaistilah lain yaitu wajib haji yang merupakan rangkaian amalan yang harus dikerjakan dalam ibadah haji namun bila tidfak dikerjakan karena udzur syar’i sah hajinya akan tetapi harus membayar dam. Kemudian BADAL yaitu mengganti atau menukar, dalam kaitan dengan ibadah haji atau umrah adalah menggantikan orang lain karena udzur atau tealh meninggal dunia, untuk mengerjakan haji atau umrah atau juga menolong orang lain dalam hal melontar jumroh.

Setelah berangkat tentu disana kita akan melihat yang dinamakn KA’BAH sudah paham kah mengenai KA’BAH …? mari kita bahas lebih lanjut, KA’BAH merupakan rumah yang berbentu persegi empat atau kubus, dan menjadi kiblat bagi seluruh umat muslim ketika mengerjakan ibadah shalat. Berlanjut ke beberapa istilah berikutnya yaitu ada yangdinamkan MIQAT ZAMANI yang merupakan batasan waktu melaksanakan haji, menurut jumhur ulama MIQAT zamani mulai tanggal 1 syawal sampai dengan terbit fajar 10 dzulhijah. Sedangkan MIKAT MAKANI merupakan batasan tempat untuk mulai melaksanakan ihram haji atau umrah.  Berikutnya ada istilah IHRAM yaitu niat ketika memulai mengerjakan ibadah haji atau umrah dan orang yang berpakaian ihram disebut muhrim namun hal tersebut sering tertukar dengan istilah mahram oarang yang haram untukdinikahi.

Kemudian sering kali kita mendengan beberapa istilah lain yang mungkin belum kita pahami lebih luas, mari kita telusuri istilah penting lainnya mengenai berhaji, THAWAF merupakan mengelilingi ka’bah sebanyak 7 kali, dimana ka’bah selalu ada disebelah kirinya dimulai dan diakhiri disudut rukun sejajar hajar aswad. Kemudian ada istilah THAWAF IFADAH yaitu thawaf rukun haji yang harus dilaksanakan tidak boleh ditinggalkan dalam pelaksanaan ibadah haji. THAWAF WADA ialah thawaf yang dilaksankan sebagai penghormatan akhir sebelum meninggalkan makkah, thawaf wada hukumnya wajib dalam pelaksanaan haji. THAWAF QUDUM ialah thawaf yang dilaksanakan sebagai penghormatan pada saat pertama masuk Masjidil haram, thawaf qudum hukumnya sunah. Bagi jamaah haji yang mengambil haji tamattu tawaf qudumnya sudah termasuk dalam tawaf umrah.

Sudahkah anda berhaji… ? dan apa yang anda ketahui tentang berhaji…?

Ketika mendengar kata berhaji pada umumnya yang pertama kali kita pikirkan adalah kesiapan secara materi, karena terkadang yang kita pikirkan adalah bagaimana kita bisa melakukan persiapan untuk berhaji jika secara materi belum siap, dan jika materi sudah memadai maka baru mulai memikirkan mengenai niat untuk melaksanakan ibadah haji. Realitanya yang kita pikirkan hanya kesiapan materi saja, tampa kita telusuri lagi apa hal utama yang seharusnya kita perhatikan jika kita berniat untuk memulai menanamkan niat berhaji.

Oleh karena itu mari kita kembangkan pemahaman kita mengenai berhaji, dikaji dari definisi dan latar belakang berhaji maka dapat disimpulkan, berhaji merupakan rukun (tiang agama) islam yang kelima setelah syahadat,shalat,zakat, dan puasa. Menunaikan ibadah haji merupakan ritual tahunan yang dilakukan oleh umat muslim diseluruh dunia yang mampu secara materi dan fisik. Berdasarkan definisi diatas benar bahwa berhaji tentu harus ada kesiapan secara materi, namun jika kita hanya berpikir mengenai materi tidak semua umat muslim dikategorikan mampu secara materi, bahkan sangat banyak umat muslim yang rendah secara materi. Melihat realita tersebut tentu banyak umat muslim yang menunda niatnya untuk berhaji, namun apakah kita akan terhenti dan mundur hanya karna masalah materi..?

Setiap umat muslim tentu mengetahui rukun islam yang kelima ini, dan bagi umat muslim yang ingin menyempurnakan rukun islam yang kelima tentu mempunyai keinginan yang sangat besar untuk mengunjungi kota makkah dan melaksanakan ibadah haji, dan jika hambatannya materi maka mari kita cari solusinya terlebih dahulu agar niat kita berhaji semakin mantap.

Allah SWT sungguh maha kaya dan maha segalanya mungkin kita sering mendengan kata kun faya kun yang artinya tidak ada yang tidak mungkin, dan jika ada niat yang kuat dan kokoh maka segala kesulitan akan menjadi mudah untuk dijalani, oleh karena itu mari kita kuat kan terlebih dahulu niat kita untuk berhaji. Seperti kita ketahui bumi ini sangat luas dan kaya akan isinya dan tentu hal yang mudah bagi umat muslim untuk meraih materi, naun terkadang kita hanya mengejar kekayaan duniawi saja tampa memahami dan mempelajari cara dan manfaatnya.

Sahabatku mari kita gali ilmu-ilmu yang telah allah paparkan dalam al-qu’an dan hadist, allah sangat senang ketika umatnya meminta padanya, namun terkadang yang kita ketahui hanya meminta dan jika tidak terpenuhi maka kita mulai malas dan mundur, dan pada ahirnya timbul rasa putus asa. Dan sesungguhnya allah sedang menguji atau menunda permintaan umatnya untuk waktu yang lebih tepat, wahai sahabatku allah maha baik tentu allah akan memberikan apa yang kita pinta terutama yang berhubungan dengan aqidah atau untuk menyempurnakanya  namun allah maha tau apa yang terbaik dan apa yang kita butuhkan, dan tugas kita hanya berusaha dan bertawakal.

Sekilas dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa ketika kita memiliki niat atau keinginan untuk meraih ridho allah dan menyempurnakan aqidah tentu allah akan mempermudah jika ada kesungguhan, niat yang kuat dan kerja keras. Untuk seluruh umat muslim yang sudah memiliki keinginan berhaji mari kita mulai dengan menanamkan keyakinan yang kokoh, dengan modal kerja keras dan kesungguhan maka allah akan mempermudah masalah kita dalam meraih kesiapan secara materi.

sekilas pembahasan mengenai berhaji terkait kesiapan materi, jika kita telusuri lebih dalam ternyata berhaji tidak hanya mengutamakan kematangan materi saja namun masih banyak poin-poin lain yang perlu kita ketahui. Ibadah haji memerlukan persiapan fisik,mental yang sungguh-sungguh dan tidak hanya diperlukan ilmu mengenai manasik haji, ilmu fiqih dan lain-lain, tapi juga pengetahuan mengenai bagaimana melakukan ritual tersebut, mulai persiapan ditanah air, apa dan bagaimana selama di asrama haji, di pesawat, di bandara bahkan hingga bagaimana menyiasati situasi di tanah suci yang kadang-kadang luar biasa.

penambahan syarat” bagi yang sudah mampu” untuk wajib pergi haji, merupakan gambaran bahwa: ibadah haji itu tidak hanya disyaratkan mampu secara material (ONH) tapi juga mampu secara fisik dan mental-spiritual, juga tersedianya sarana pendukung yang memadai seperti kendaraan, akomodasi, pemondokan, makan-minim, transportasi, dan lain-lain. Termasuk didalam syarat “ mampu ” tersebut adalah : adanya situasi yang kondutif atau aman selama pelaksanaannya.

Mengenal Makna Idul Adha Lebih Dalam (Part I)

Sahabatku mari kita kaji lebih dalam mengenai idul adha berdasarkan  kandungan dari ayat-ayat alquran;

Karena pentingnya peristiwa tersebut. Allah mengabadikannya dalam Al-Qur’an:

 

رَّبَّنَا إِنِّي أَسْكَنتُ مِن ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِندَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُواْ الصَّلاَةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِّنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُم مِّنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ

Artinya: Ya Tuhan kami sesunggunnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di suatu lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumahmu (Baitullah) yang dimuliakan. Ya Tuhan kami (sedemikian itu) agar mereka mendirikan shalat. Maka jadikanlah gati sebagia manusia cenderung kepada mereka dan berizkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur. (QS Ibrahim: 37)

Seperti yang diceritakan oleh Ibnu Abbas bahwa tatkala Siti Hajar kehabisan air minum hingga tidak biasa menyusui nabi Ismail, beliau mencari air kian kemari sambil lari-lari kecil (Sa’i) antara bukit Sofa dan Marwah sebanyak 7 kali. Tiba-tiba Allah mengutus malaikat jibril membuat mata air Zam Zam. Siti Hajar dan Nabi Ismail memperoleh sumber kehidupan. Lembah yang dulunya gersang itu, mempunyai persediaan air yang melimpah-limpah. Datanglah manusia dari berbagai pelosok terutama para pedagang ke tempat siti hajar dan nabi ismail, untuk membeli air. Datang rejeki dari berbagai penjuru, dan makmurlah tempat sekitarnya. Akhirnya lembah itu hingga saat ini terkenal dengan kota mekkah, sebuah kota yang aman dan makmur, berkat do’a Nabi Ibrahim dan berkat kecakapan seorang ibu dalam mengelola kota dan masyarakat. Kota mekkah yang aman dan makmur dilukiskan oleh Allah kepada Nabi Muhammad dalam Al-Qur’an:

 

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَـَذَا بَلَداً آمِناً وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ آمَنَ مِنْهُم بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ

Artinya: Dan ingatlah ketika Ibrahim berdo’a: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, sebagai negeri yang aman sentosa dan berikanlah rizki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kiamat.” (QS Al-Baqarah: 126)

Dari ayat tersebut, kita memperoleh bukti yang jelas bahwa kota Makkah hingga saat ini memiliki kemakmuran yang melimpah. Jamaah haji dari seluruh penjuru dunia, memperoleh fasilitas yang cukup, selama melakukan ibadah haji maupun umrah.

Hal itu membuktikan tingkat kemakmuran modern, dalam tata pemerintahan dan ekonomi, serta kaemanan hukum, sebagai faktor utama kemakmuran rakyat yang mengagumkan. Yang semua itu menjadi dalil, bahwa do’a Nabi Ibrahim dikabulkan Allah SWT. Semua kemakmuran tidak hanya dinikmati oleh orang islam saja. Orang-orang yang tidak beragama Islam pun ikut menikmati.

Hari ini, Masjidil Haram Mulai dipadati para jamaah haji 2014

berhaji.com

Hari ini Masjidil haram sudah mulai dipadati para jemaah haji, Arus kedatangan jamaah sudah nampak dari hari  jumat 26 september 2014, dari arah pintu belakang masjid (bukit marwah) waktu makkah sudah terlihat sangat padat. Tempat sai lantai tiga pun sudah penuh sesak oleh para jamaah yang hendak melaksanakan  shalat jumat. Biasanya lantai ini sangat sepi, karena jamaah lebih afdhol sai di lantai dasar.

3 hari lagi pelaksanaan ibadah haji, jamaah indonesia gelombang 1 yg sudah menyelesaikan ibadah arbain di medinah sudah didorong semua ke mekkah, sehingga kepadatan masjidil haram saat shalat wajib sangat padat, Ditambah jamaah dari negara lain yang juga sudah berdatangan di mekkah. Tempat tawaf lantai 1 dan 2 sudah dioperasikan juga, dengan system buka tutup oleh askar, diprioritaskan untuk jamaah yg menggunakan kursi roda dan tua, sedangkan tawaf lantai dasar juga semakin padat.

Semakin dekat menuju puncak ibadah haji semoga para jemaah diberi kesehatan dan kehusyuan dalam menjalankan ibadah haji.. Aamiin Allahuma Aamiin…haji

Berhaji.com

Hari ini Masjidil haram sudah mulai dipadati para jemaah haji, Arus kedatangan jamaah sudah nampak dari hari  jumat 26 september 2014, dari arah pintu belakang masjid (bukit marwah) jwaktu makkah sudah terlihat sangat padat. Tempat sai lantai tiga pun sudah penuh sesak oleh para jamaah yang hendak melaksanakan  shalat jumat. Biasanya lantai ini sangat sepi, karena jamaah lebih afdhol sai di lantai dasar.

3 hari lagi pelaksanaan ibadah haji, jamaah indonesia gelombang 1 yg sudah menyelesaikan ibadah arbain di medinah sudah didorong semua ke mekkah, sehingga kepadatan masjidil haram saat shalat wajib sangat padat, Ditambah jamaah dari negara lain yang juga sudah berdatangan di mekkah. Tempat tawaf lantai 1 dan 2 sudah dioperasikan juga, dengan system buka tutup oleh askar, diprioritaskan untuk jamaah yg menggunakan kursi roda dan tua, sedangkan tawaf lantai dasar juga semakin padat.

Semakin dekat menuju puncak ibadah haji semoga para jemaah diberi kesehatan dan kehusyuan dalam menjalankan ibadah haji.. Aamiin Allahuma Aamiin…

Jemaah Haji & Calon Jemaah Haji, Berhati-hatilah Mengabadikan Foto di Jabal Rahmah

Berhaji.com

Bukit Jabal Rahmah, disebut-sebut  sebagai saksi kisah romantis pertemuan cinta Adam dan Hawa menjadi salah satu tempat bersejarah yang tak pernah sepi dari kunjungan para jamaah haji.

Berada di tepi Arafah yang merupakan suatu kawasan di bagian timur luar Kota Makkah. Lokasi Jabal rahmah pun tak jauh dari Padang Arafah, tempat para jamaah haji melakukan ibadah wukuf. Butuh waktu 15 menit untuk melewati 160-an anak tangga hingga mencapai puncak tugu Adam dan Hawa yang diyakini sebagai titik tengah pertemuan kembali Adam dan Hawa di bumi.

sejarah dan pemandangan yang terlihat dari Jabal Rahmah sudah mampu mencuri perhatian jamaah haji, tentunya hal ini menarik para jemaah untuk berbondong-bondong mengabadikan  moment-moment indah dengan berfoto di  Jabal rahmah, disana Anda akan mudah menemukan layanan tukang foto keliling,

Nah, bagi Anda para jemaah haji, berhati-hatilah sebelum Anda memutuskan untuk berfoto menggunakan jasa mereka. Biasanya kita akan dipakaikan sorban ala yaseer Arafat (Khas sorban Arab kotak-kotak) yang dilakukan sambil memaksa, sebaiknya hindari mereka karena mereka akan mengenakan tarif 50-70 SR sangat mahal untuk ukuran foto langsung jadi, tapi jika Anda ingin mempunyai kenang-kenangan , pandai-pandaialah dalam menawar dan cukup kuat negosiasi.

Menaiki Jabal Rahmah dengan teman bisa mengurangi resiko Anda dihampiri tukang foto ini. Tolak dengan tegas dan jangan dilayani jika Anda tidak ingin dilayani, kebanyakan  “korban” karena juru foto mempunyai tampang seram 🙂

Selain itu, Anda juga harus hati-hati  ber foto dengan unta genit (unta yang didandani sengat menarik) karena kurang lebih mereka menggunakan modus yang sama seperti diatas.

Selamat mendaki Jabal Rahmah, Selamat menapaki Romantisme Cinta Adam dan Hawa

jabal2