8 Hal yang Perlu Dituntaskan Sebelum Berangkat Haji

berhaji.com

Ibadah haji merupakan salah satu ibadah berat yang dilakukan seorang Muslim. Tak sembarangan, hanya orang yang terpanggil yang pada akhirnya bisa menginjakkan kaki di tanah suci dan beribadah di sana. Oleh karena itu, berbagai persiapan fisik, mental maupun spiritual perlu kita selesaikan sebelum melangsungkan ibadah haji.

Berikut ini 8 hal yang perlu dituntaskan sebalum berangkat untuk menunaikan ibadah haji.

Taubat

“Labbaik” yang merupakan sebuah seruan saat menjalankan ibadah haji memiliki arti kata “aku datang memenuhi panggilanMu.” Maka sebelum kita datang memenuhi panggilan Yang Maha Suci dan berseru kepadaNya, alangkah baiknya jika kita bertaubat dulu akan dosa kita yang lalu, baik yang kita sadari ataupun tidak.

Melunasi hutang

Coba ingat-ingat lagi, apakah kita masih memiliki hutang kepada kerabat, teman atau saudara, meskipun jumlahnya sangat kecil. Lunasi dulu segala jenis hutang, baik dalam bentuk uang, barang maupun janji. Melunasi hutang juga bukan hanya hutang pada teman atau saudara, tapi juga hutang pada bank, pinjaman yang belum lunas, termasuk cicilan KPR.

Mengembalikan titipan-titipan

Sama halnya seperti hutang, titipan adalah hak orang lain, amanat yang perlu kita sampaikan pada tangan orang yang berhak menerimanya dengan selamat sesuai bentuknya semula.

Mengembalikan hak orang lain

Sebelum bertamu ke rumah Allah, bersihkan diri kita dari berbagai racun seperti mengambil hak orang lain atau mendzolimi orang lain. Jika masih ada dalam harta kita hak orang lain yang pernah kita ambil, maka kembalikanlah. Hal ini juga termasuk membayar berbagai zakat untuk setiap harta kita, karena selalu ada hak orang lain dalam setiap penghasilan dan harta kita. Inilah yang selalu diajarkan Islam, yaitu membagi harta kita dengan mereka yang fakir dan miski melalui zakat.

Mengikhlaskan niat hanya untuk Allah

Lupakan berbagai niat lainnya seperti ingin mendapatkan gelar haji, ingin dihormati orang lain, apalagi sekedar ingin berfoto di depan Ka’bah untuk bisa diunggah di media sosial. Ikhlaskan niat hanya untuk beribadah kepada Allah semata dan memenuhi panggilanNya.

Pamit dengan keluarga

Tak hanya dengan keluarga dekat, tak ada salahnya mengabari seluruh keluarga besar untuk berpamitan dan memohon do’a agar menjadi haji mabrur. Selain itu, berpamitan jugalah pada tetangga dengan mengadakan syukuran kecil untuk berpamitan dan memohon do’a.

Sholat dua rakaat di rumah

Sebelum berangkat bersama rombongan, sempatkanlah untuk shalat dua rakaat di rumah dengan membaca surat Al-Kafirun dan Al-Ikhlas.

Berjanji kepada diri sendiri

Berjanjilah kepada diri sendiri untuk menghindari perbuatan maksiat di tanah suci, betul-betul menghormati sunnah-sunnah Rasulullah selama di tanah suci, menjadikan tujuan dan segenap pikiran hanya untuk mendapatkan ridha Allah, menggunakan semua kesempatan hanya untuk beribadah semata, serta meninggalkan perdebatan, pertikaian, keributan dan berbagai konflikdengan orang lain selama di tanah suci.

Potret Jema’ah Haji Dari Berbagai Negara Di Dunia

Berhaji.com

Bagi seorang muslim, menunaikan ibadah haji merupakan salah satu keistimewaan dalam beribadah. Apalagi bagi umat muslim di negara selain Arab, menuju ke Mekkah dan Madinah untuk beribadah di hadapan Ka’bah bukanlah persoalan mudah. Berbagai usaha dan perjuangan harus dilakukan untuk sekali perjalanan ibadah haji.

Wah, India Buat Aplikasi Anti Hilang untuk Jamaah Haji

Berhaji – Menunaikan Ibadah Haji merupakan kewajiban bagi seorang muslim yang memiliki kemampuan untuk melakukannya. Memiliki kemampuan disini terdiri dari kemampuan fisik, mental dan tentunya kemampuan finansial yang mumpuni. Luar biasanya, meskipun biaya menunaikan ibadah haji terus mengalami peningkatan namun tak mengakibatkan terjadinya penurunan dari jumlah jemaah haji. Sebaliknya, menurut data statistik jemaah haji menunjukan peningkatan di setiap tahunnya.

Dengan banyaknya jemaah haji yang datang disetiap tahunnya, banyak sekali laporan jemaah haji hilang atau tersesat. Untuk mengatasi hal itu, India menciptakan sebuah mobile application yang berbasis internet untuk memudahkan jamaah dalam melaksanakan ibadah haji. Aplikasi tersebut bernama “Indian Haj Accomodation Locator”.

Dengan adanya aplikasi ini, jemaah haji memungkinkan untuk mengakses semua informasi yang berhubungan dengan segala prosesi ibadah haji. Indian Haj Accomodation Locator bisa digunakan pada Android maupun Apple dan dapat diunduh secara gratis di play store atau di Mac app store.

Menggunakan aplikasi ini pun sangat mudah, cukup dengan memasukan cover number jemaah haji atau nomor passport kita akan mendapatkan rinician tentang akomodasi termasuk jumlah bangunan, jumlah tenda atau nomor kantor dan juga peta dari jalur yang biasa digunakan oleh para pejabat dan relawan di Mekkah, Mina atau Madina.


unnamed

Biasanya, jemaah haji asal India akan diberikan kartu SIM yang dapat digunakan saat menunaikan ibadah haji. Dengan begitu para jemaah bisa terus berhubungan dengan pihak konsulat negara untuk mendapatkan pengumuman penting. Indian Haj Accomodation Locator juga dapat memungkinkan keluarga dari jemaah untuk melacak lokasi keberadaan anggota keluarga yang menunaikan ibadah haji.

Wah, sungguh sangat bermanfaat sekali yah. Para jemaah dimudahkan untuk mengetahui informasi tentang lokasi-lokasi di Mekkah, Mina atau Madina. Sehingga dapat memudahkan para jemaah jika terpisah dari rombongan. Semoga, aplikasi tersebut bisa digunakan oleh jemaah haji asal Indonesia juga.

Wow, Petugas Masjid Nabawi Ini Menguasai 17 Bahasa!

berhaji.com – Bekerja di tempat suci seperti Masjid Nabawi merupakan sebuah berkah dan kesempatan yang mungkin tidak bisa didapatkan sembarang orang.

Bertugas di Masjid Nabawi juga berarti melayani ribuah jama’ah haji dari berbagai negara yang belum tentu kesemuanya bisa berbahasa Arab. Hal inilah yang menjadikan para petugas di Masjid Nabawi diharuskan menguasai beberapa bahasa agar bisa membimbing para jama’ah dengan baik.

Seorang petugas wanita di Masjid Nabawi yang tidak ingin disebutkan namanya bahkan bisa menguasai 17 bahasa dalam pengalamannya melayani jama’ah di sana yang datang dari berbagai negara di dunia. Pendidikan untuk menguasai berbagai bahasa oleh para petugas Masjid Nabawi ini dimulai sejak kurang lebih sepuluh tahun yang lalu.

Seperti dilansir Al-Watan Daily, wanita ini menguasai bahasa Inggris , Urdu , Perancis , Turki , Malawi , Indonesia , Malaysia , Hindi , Persia , Hausa , Pashto , Thailand dan Malawi. Menurutnya, bahasa yang paling mudah dipelajari adalah Bahasa Urdu karena pengucapannya yang mudah. Sedangkan bahasa yang cukup sulit dipahami adalah bahasa Rusia dan bahasa Turki.

Sumber: Women staffers at Prophet’s Mosque speak 17 languages

Saudia Mulai Operasi Penerbangan Skala Besar Untuk Para Jamaah Haji

LOGISTIK FEAT: Saudia akan mengoperasikan 1.531 internasional dan  76 penerbangan domestik untuk mengangkut jamaah ke tujuan mereka

berhaji.com

Saudi Arabian Airlines (Saudia) telah mulai beroperasi,  lebih dari 1.600 penerbangan haji kembali ke semua tujuan dari Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah dan Bandara Internasional Prince Mohammed di Madinah setelah akhir dari ibadah haji tahunan.

“Kami akan mengoperasikan 1.531 penerbangan internasional dan 76 penerbangan domestik untuk mengangkut jamaah ke tujuan mereka,” kata Saleh bin Nasser Al-Jasser, director-general of the national flag carrier, yang memainkan peran penting dalam operasi  besar-besaran haji dari berbagai negara.

Dia mengatakan Saudia memperluas layanan terpadu untuk peziarah berkoordinasi dengan berbagai departemen pemerintah, termasuk Otoritas Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Haji dan Departemen Paspor.

“Rencana strategis Saudia untuk mengangkut jamaah haji dari 100 tujuan dalam dan luar negeri adalah sukses besar,” kata direktur jenderal, menambahkan bahwa rencana bertujuan mengangkut 818.000 jamaah.

Dia mengatakan baru dbelinya Boeing dan Airbus, serta 29 pesawat sewaan, memungkinkan maskapai untuk menawarkan layanan terbaik kepada para tamu Allah. “Kami telah mencapai tingkat tinggi untuk kinerja tepat waktu dalam penerbangan haji dan memastikan keamanan persen 100 untuk peziarah,” tambahnya.

Saudia mengangkut bagasi tanpa penundaan. “Kami telah mengerahkan eksekutif senior di stasiun utama untuk mengawasi penerbangan haji dan meningkatkan kesadaran tentang peraturan keselamatan kepada para peziarah. Kami juga telah menyiapkan ruang operasi khusus untuk memonitor penerbangan haji. ”

Penunjukan karyawan yang berbicara bahasa yang sama dengan jamaah yang datang dari Indonesia, India, Malaysia dan Bangladesh adalah ukuran lain yang memenangkan hati pelanggan.

“Kami mengirim botol air Zamzam untuk jamaah haji Indonesia, India dan Malaysia ke negara-negara mereka dalam penerbangan kembali kosong selama fase pertama dari operasi haji.”

“Kami juga  mengeluarkan boarding pass untuk penerbangan kembali di muka sehingga para peziarah tidak perlu mengunjungi kantor kami di Makkah dan Madinah untuk membuat pemesanan kembali dan mampu fokus pada ibadah dan haji ritual.”

Maskapai penerbangan yang ditunjuk awak kabin yang berbicara bahasa peziarah, makanan pasokan untuk memenuhi semua selera dan layar haji dokumenter selama penerbangan.

“Kami menyediakan layanan check-in kota untuk jamaah haji Indonesia dan Malaysia di gedung Ain Al-Aziziya di Jeddah dan untuk peziarah India dan Iran di Makkah,” kata Al-Jasser.

source:

http://www.arabnews.com/saudi-arabia/news/643536

Haji Mabrur Dambaam Setiap Ummat Muslim

berhaji.com

Sahabatku yang di rahmati oleh allah swt, mengkaji pembahasan yang sebelumnya sudahkah anda pahami makna dari berhaji? dalam melaksanakan haji yang perlu kita garis bawahi yaitu kata mabrur.  Haji mabrur yaitu melaksanakan semua proses haji dengan khusu semata-mata hanya ingin mendapatkan ridho allah swt dan yang terpenting setelah kita pulang ke kampung halaman masing-masing mendapatkan predikat haji yang menjadi panutan bagi setiap orang sekitar.

Gelar haji mabrur yang diberikan Allah SWT tentu menjadi dambaan setiap umat muslim diseluruh dunia yang sudah melaksanakan ibadah haji, atau yang sedang melaksanakan ibadah haji, begitu juga bagi yang sudah berniat untuk berhaji. Sahabatku tentu kita semua ingin mendapatkan gelar tersebut, namun sahabatku sudahkah kita mengikuti segala ketentuan yang sebenarnya untuk meraih gelar haji mabrur…

Sahabatku ketika kita ingin meraih kebaikan tentunya membutuhkan proses yang panjang dan tidak mudah akan banyak hal yang perlu kita pahami dan terapkan, tentunya segala sesuatu akan menjadi sulit dan melelahkan ketika niat kita kurang kokoh, oleh karena itu segala hal yang baik dan yang buruk selalu berawal dari niat yang tertanam, karena sesungguhnya niat adalah awal dari hasil yang baik begitu juga hasil yang tidak baik.

Menanamkan niat yang baik tentu bukan hal yang mudah, namun kita bisa memulai niat baik tersebut dengan berkomunikasi dengan Allah SWT yang maha membolak-balikkan hati dan, yang maha menata hati setiap manusia awali semuanya dengan mendekatkan diri pada sang kholik maka insyaallah segala hal akan menjadi mudah begitu juga dengan niat kita yang tersembunyi dalam hati akan terungkap dengan hal yang baik dan menghasilkan kebaikan pula.

Sahabatku bagaimana sudah mulai tergugat untuk mulai dan menanamkan sejak dini niat yang baik, mengokohkan diri untuk meraih ridho Allah SWT dengan melaksanakan segala perintahnya dan amlan-amalan yang baik, begitu juga dengan niat berhaji dengan tujuan meraih ridho Allah SWT dan meraih gelar terbaik dari Allah SWT yaitu haji mabrur.

Sahabatku yang selalu ada dalam rahmat Allah, begitu banyak kebaikan yang tercipta karena niat yang baik dan keinginan yang kuat untuk meraih kebaikan, dan bukan hal yang sulit pula untuk meraihnya saat niat kita berawal dari LILAHITA’LA maka akan muncul kebaikan-kebaikan pula, bagi para sahabatku yang sudah berpulang dari berhaji mari mulai tanamkan kebaikan-kebaikan dan amalan-amalan shaleh agar ibadah yang terlaksana berbuah baik dan bermanfaat bagi kita semua. amin

Sudahkah anda berhaji… ? dan apa yang anda ketahui tentang berhaji…?

Ketika mendengar kata berhaji pada umumnya yang pertama kali kita pikirkan adalah kesiapan secara materi, karena terkadang yang kita pikirkan adalah bagaimana kita bisa melakukan persiapan untuk berhaji jika secara materi belum siap, dan jika materi sudah memadai maka baru mulai memikirkan mengenai niat untuk melaksanakan ibadah haji. Realitanya yang kita pikirkan hanya kesiapan materi saja, tampa kita telusuri lagi apa hal utama yang seharusnya kita perhatikan jika kita berniat untuk memulai menanamkan niat berhaji.

Oleh karena itu mari kita kembangkan pemahaman kita mengenai berhaji, dikaji dari definisi dan latar belakang berhaji maka dapat disimpulkan, berhaji merupakan rukun (tiang agama) islam yang kelima setelah syahadat,shalat,zakat, dan puasa. Menunaikan ibadah haji merupakan ritual tahunan yang dilakukan oleh umat muslim diseluruh dunia yang mampu secara materi dan fisik. Berdasarkan definisi diatas benar bahwa berhaji tentu harus ada kesiapan secara materi, namun jika kita hanya berpikir mengenai materi tidak semua umat muslim dikategorikan mampu secara materi, bahkan sangat banyak umat muslim yang rendah secara materi. Melihat realita tersebut tentu banyak umat muslim yang menunda niatnya untuk berhaji, namun apakah kita akan terhenti dan mundur hanya karna masalah materi..?

Setiap umat muslim tentu mengetahui rukun islam yang kelima ini, dan bagi umat muslim yang ingin menyempurnakan rukun islam yang kelima tentu mempunyai keinginan yang sangat besar untuk mengunjungi kota makkah dan melaksanakan ibadah haji, dan jika hambatannya materi maka mari kita cari solusinya terlebih dahulu agar niat kita berhaji semakin mantap.

Allah SWT sungguh maha kaya dan maha segalanya mungkin kita sering mendengan kata kun faya kun yang artinya tidak ada yang tidak mungkin, dan jika ada niat yang kuat dan kokoh maka segala kesulitan akan menjadi mudah untuk dijalani, oleh karena itu mari kita kuat kan terlebih dahulu niat kita untuk berhaji. Seperti kita ketahui bumi ini sangat luas dan kaya akan isinya dan tentu hal yang mudah bagi umat muslim untuk meraih materi, naun terkadang kita hanya mengejar kekayaan duniawi saja tampa memahami dan mempelajari cara dan manfaatnya.

Sahabatku mari kita gali ilmu-ilmu yang telah allah paparkan dalam al-qu’an dan hadist, allah sangat senang ketika umatnya meminta padanya, namun terkadang yang kita ketahui hanya meminta dan jika tidak terpenuhi maka kita mulai malas dan mundur, dan pada ahirnya timbul rasa putus asa. Dan sesungguhnya allah sedang menguji atau menunda permintaan umatnya untuk waktu yang lebih tepat, wahai sahabatku allah maha baik tentu allah akan memberikan apa yang kita pinta terutama yang berhubungan dengan aqidah atau untuk menyempurnakanya  namun allah maha tau apa yang terbaik dan apa yang kita butuhkan, dan tugas kita hanya berusaha dan bertawakal.

Sekilas dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa ketika kita memiliki niat atau keinginan untuk meraih ridho allah dan menyempurnakan aqidah tentu allah akan mempermudah jika ada kesungguhan, niat yang kuat dan kerja keras. Untuk seluruh umat muslim yang sudah memiliki keinginan berhaji mari kita mulai dengan menanamkan keyakinan yang kokoh, dengan modal kerja keras dan kesungguhan maka allah akan mempermudah masalah kita dalam meraih kesiapan secara materi.

sekilas pembahasan mengenai berhaji terkait kesiapan materi, jika kita telusuri lebih dalam ternyata berhaji tidak hanya mengutamakan kematangan materi saja namun masih banyak poin-poin lain yang perlu kita ketahui. Ibadah haji memerlukan persiapan fisik,mental yang sungguh-sungguh dan tidak hanya diperlukan ilmu mengenai manasik haji, ilmu fiqih dan lain-lain, tapi juga pengetahuan mengenai bagaimana melakukan ritual tersebut, mulai persiapan ditanah air, apa dan bagaimana selama di asrama haji, di pesawat, di bandara bahkan hingga bagaimana menyiasati situasi di tanah suci yang kadang-kadang luar biasa.

penambahan syarat” bagi yang sudah mampu” untuk wajib pergi haji, merupakan gambaran bahwa: ibadah haji itu tidak hanya disyaratkan mampu secara material (ONH) tapi juga mampu secara fisik dan mental-spiritual, juga tersedianya sarana pendukung yang memadai seperti kendaraan, akomodasi, pemondokan, makan-minim, transportasi, dan lain-lain. Termasuk didalam syarat “ mampu ” tersebut adalah : adanya situasi yang kondutif atau aman selama pelaksanaannya.

Sisi Lain Keindahan Kota Jeddah yang sayang untuk Anda Lewatkan

berhaji.com

Kota Jeddah merupakan kota paling ramai dikunjungi jutaan ummat islam dari seluruh pelosok dunia baik dalam moment rangkaian perjalanan ibadah haji ataupun umrah. Jeddah sering dijuluki “Pengantin Laut Merah” karena berbatasan langsung dengan tepian laut merah tepatnya  75 km dari kota suci Mekah.

Kota terbesar kedua di Arab Saudi setelah Ar-riyad ini telah berubah menjadi kota islam yang cosmopolitan dan relative terbuka dengan dunia luar. Namun, Jeddah tetaplah memiliki arti penting dalam pengembangan Islam terutama dengan kedudukannya sebagai pintu gerbang bagi para jemaah haji yang datang ke kota Mekah, Madinah dan Arafah. Keamanan dan keterbukaan kota ini sepanjang sejarah sangat mempengaruhi kelancaran pelaksaan rukun islam yang kelima menentukan bagi syarat istitaah (kesanggupan) seorang jemaah haji.

Disamping peranannya yang cukup sentral, Jeddah memiliki sisi lain yang dapat menjadi pesona keindahan wisata bagi para jemaah haji dan umrah. Berikut adalah sisi lain kota jeddah yang dapat Anda nikmati

Corniche Road

Pada akhir tahun 2012, proses pembangunan sebagian wilayah utara  corniche road baru selesai dirampungkan dan menghasilkan tempat rekreasi baru dipesisir pantai jeddah yakni nort corniche yg. Keindahannya menjadi salah satu tempat favorit para jemaah haji.

Senja di gurun pasir Bahran

Membentangkan tikar dan karpet ditengah gurun, menata bahan makanan sambil menikmati hamparan bukit-bukit gurun pasir Bahran yang menjulang bersama rombongan dikala senja akan menghadirkan sensasi yang indah dan sayang untuk Anda lewatkan.

Wisata Kuliner di Distrik Sharafiyah

Salah satu daerah yang memiliki banyak rumah makan yang menyediakan aneka rupa masakan asal tanah air dan menjadi favorit pemukim asal Indonesoa adalah Distrik Sharafiyah.

Bagaimana apakah ketiga tempat ini sudah menjadi target kunjungan Anda?

 

Sudahkah Anda Melakukan Persiapan Secara Mental untuk berhaji?

Sahabatku pemuda muslim Sudahkah anda melakukan persiapan secara mental untuk berhaji? realitanya yang sering kali kita lihat persiapan berhaji direncanakan pada usia dewasa atau setelah mapan bahkan terkadang kita mencanangkan rencana berhaji setelah lansia,hal  tersebut terjadi karna pola pikir kita mengenai kematangan materi dan mental akan terbentuk diusia kita yang sudah dewasa atau menjelang usia 40 tahun hingga 50 tahun.

Pola pikir yang terbentuk demikian memang benar namun pernah kah kita berpikir menjelang usia tua merupakan masa menurunnya daya ingat, fisik mulai lemah, kemampuan berpikir rendah bahkan terkadang penyakit pun mulai menyerang, memang yang kita lihat pada umumnya menjelang tua harta mulai menimbun dan masa kerja pun mulai berhenti saat dimana mulai rehat dengan segala aktivitas pekerjaan. Jika dikaji secara materi tentunya dapat dikategorikan sudah matang secara materi dan siap untuk melaksankan ibadah haji, akan tetapi coba kita perhatikan secara mental usia tua kita mulai mengalami penurunan secara fisik dan mental apakah hal tersebut dapat mempengaruhi iabadah berhaji ? jika dikaji lebih dalam tentu saja hal tersebut akan menjadi hambatan ketika kita melaksankan ibadah haji.

Berhaji itu diperlukan kesiapan materi, mental, spiritual, diusia tua saya yakin memang secara materi dapat dikategorikan matang dan mampu, secara mental siap secara spiritual pun siap, namun jika dikaji lebih jauh secara mental diusia tua mulai ada penurunan mental mulai mudah merasa takut dalam melakukan hal-hal yang baru, mulai mudah merasa takut dalam melakukan hal-hal yang tidak biasa seperti menghadapi iklim cuaca yang berbeda, orang-orang yang berbeda, dan hambatan-hambatan lainnya yang dihadapi saat melaksanakan ibadah haji.

Sahabatku jika rencana berhaji diusia tua banyak hambatan, alangkah baiknya kita para kaum muda mulai merencanakan berhaji sejak dini, karna saat ini mulai banyak para umat muslim muda yang sudah sukses dengan usahanya atau mapan dalam pekerjaannya, tapi terkadang yang pertama kali yang dipikirkan hanya investasi untuk hal-hal lain sedangkan rencana haji dicanangkan setelah menginjak usia tua. Memang saat ini mulai banyak pemuda yang berkeinginan untuk berangkat ke mekkah tapi realitanya hanya ingin  berumroh dengan niat ingin pencitraan, jalan-jalan, agar keinginannya terkabul tanpa ada makna ibadah ataupun pemahaman spiritual yang lebih baik. Apakah hal tersebut menjadi ibadah..? atau kah hanya menghabiskan uang semata..? jika dipikir kembali hal tersebut hanya perbuatan mubah saja, oleh karena itu mari kita mulai tanamkan niat berhaji sesuai kentuan yang sebenarnya sejak dini.

Kesiapan secara mental alangkah baiknya mulai ditanamkan sejak dini diusia muda, untuk para sahabatku yang sudah sukses dan mampu secara materi mari bergegas dan tanamkan niat berhaji yang kuat dan buat perencanaan berhaji sebaik mungkin jangan sampai kalah dengan saudara-saudara kita yang sudah lansia. Kita bentuk pemuda-pemuda sukses secara materi dan secara spiritual.

Hari ini, Masjidil Haram Mulai dipadati para jamaah haji 2014

berhaji.com

Hari ini Masjidil haram sudah mulai dipadati para jemaah haji, Arus kedatangan jamaah sudah nampak dari hari  jumat 26 september 2014, dari arah pintu belakang masjid (bukit marwah) waktu makkah sudah terlihat sangat padat. Tempat sai lantai tiga pun sudah penuh sesak oleh para jamaah yang hendak melaksanakan  shalat jumat. Biasanya lantai ini sangat sepi, karena jamaah lebih afdhol sai di lantai dasar.

3 hari lagi pelaksanaan ibadah haji, jamaah indonesia gelombang 1 yg sudah menyelesaikan ibadah arbain di medinah sudah didorong semua ke mekkah, sehingga kepadatan masjidil haram saat shalat wajib sangat padat, Ditambah jamaah dari negara lain yang juga sudah berdatangan di mekkah. Tempat tawaf lantai 1 dan 2 sudah dioperasikan juga, dengan system buka tutup oleh askar, diprioritaskan untuk jamaah yg menggunakan kursi roda dan tua, sedangkan tawaf lantai dasar juga semakin padat.

Semakin dekat menuju puncak ibadah haji semoga para jemaah diberi kesehatan dan kehusyuan dalam menjalankan ibadah haji.. Aamiin Allahuma Aamiin…haji

Berhaji.com

Hari ini Masjidil haram sudah mulai dipadati para jemaah haji, Arus kedatangan jamaah sudah nampak dari hari  jumat 26 september 2014, dari arah pintu belakang masjid (bukit marwah) jwaktu makkah sudah terlihat sangat padat. Tempat sai lantai tiga pun sudah penuh sesak oleh para jamaah yang hendak melaksanakan  shalat jumat. Biasanya lantai ini sangat sepi, karena jamaah lebih afdhol sai di lantai dasar.

3 hari lagi pelaksanaan ibadah haji, jamaah indonesia gelombang 1 yg sudah menyelesaikan ibadah arbain di medinah sudah didorong semua ke mekkah, sehingga kepadatan masjidil haram saat shalat wajib sangat padat, Ditambah jamaah dari negara lain yang juga sudah berdatangan di mekkah. Tempat tawaf lantai 1 dan 2 sudah dioperasikan juga, dengan system buka tutup oleh askar, diprioritaskan untuk jamaah yg menggunakan kursi roda dan tua, sedangkan tawaf lantai dasar juga semakin padat.

Semakin dekat menuju puncak ibadah haji semoga para jemaah diberi kesehatan dan kehusyuan dalam menjalankan ibadah haji.. Aamiin Allahuma Aamiin…