Dokumen Apa Saja Yang Harus Dilakukan Untuk Menikah Di Masjidil Haram?

Berhaji – Ada getaran tersendiri ketika mata melihat Baitullah secara langsung. Rasanya jiwa menjadi lebih tenang ketika merasakan atmosfir kegamaan yang kental sepanjang waktu. Apalagi mengingat bahwa tanah yang diinjak merupakan tanah peninggalan Nabi dan Rasul Allah, hati rasanya gembira tak terperi.

Nah, karena banyak kelebihan yang terkandung di kota Mekah dan Masjidil Haram banyak sekali pasangan yang memimpikan dapat mengucap janji paling agung disana. Berikut ini adalah dokumen-dokumen yang harus kamu penuhi untuk menikah di Masjidil Haram.

  1. Pengurusan N1, N2, N4 dan N5 dari kelurahan setempat
  2. Surat pengantar dari KUA setempat yang menerangkan bahwa kedua mempelai akan menikah di Masjidil Haram
  3. Pasfoto 2×3 enam lembar dan 3×4 dengan jumlah yang sama untuk masing-masing mempelai
  4. Calon mempelai wajib membuat surat pernyataan menikah di Masjidil Haram dan ditandatangani oleh orang tua calon mempelai wanita. Kemudian ditujukan kepada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) yang dikirim minimal 3 bulan sebelum keberangkatan
  5. Surat permohonan dari pencatat nikah kepada Konsulat Kenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah untuk menikahkan calon pengantin tersebut
  6. Dokumen persyaratan di atas diserahkan paling lambat tiga bulan sebelum keberangkatan
  7. Biaya menikah di Tanah Suci tidak termasuk biaya pernikahan

Ada sejumlah biaya yang harus dibayar untuk pengurusan pernikahan yang dilakukan di Masjidil Haram. Menurut sumber kurang lebih biaya yang harus dikeluarkan adalah sebesar $950.

Kamu juga bisa berkordinasi dengan pihak travel umroh untuk pernikahan impian ini.

Adzan Maghrib di Mekkah

Beautiful Makkah Maghrib Adhan 8th March 2013

Progres Perluasan Mataf

28 Februari 2013

Pembongkaran Minarets

Kolom dan Pondasi

Masjid al Haram Under Construction

25 Februari 2013