Di Bulan Ramadan, 210 Pintu Masjidil Haram Dibuka untuk Kenyamanan Jamaah

berhaji.com

Di bulan Ramadan, aktivitas di Masjidil Haram tentu meningkat seiring dengan banyaknya jamaah yang ingin memaksimalkan beribadah, terutama di tempat suci Masjidil Haram. Mulai dari jamaah Saudi hingga jamaah dari berbagai negara diprediksi akan memadati Masjidil Haram Ramadan kali ini.

Untuk itu, pihak Masjidil Haram membuka 210 pintu untuk keluar masuk para pengunjung dan jamaah selama Ramadan. Hal ini diungkapkan oleh direktur departemen pintu kedua masjid suci di Makkah, Muhammad Bati.

Selain itu, Muhammad Bati juga memastikan akan ada 600 petugas yang menggunakan seragam dan ID card yang akan menjaga setiap pintu. Hal ini dilakukan untuk mendukung kenyamanan beribadah, agar jemaah dapat keluar-masuk Masjidil Haram dengan mudah tanpa terjadinya berdesak-desakan di pintu masjid.

Bati juga memastikan para petugas akan mengatur para jamaah untuk tidak beribadah di sekitar dekat pintu agar ruang di sekitar pintu dapat lebih leluasa untuk keluar-masuk. Bati juga mengkhususkan pintu Al-Salam untuk menyolatkan jenazah.

Selain itu, ada juga pintu khusus untuk jemaah berkebutuhan khusus di pintu Al-Salam, Al-Marwa, Quraish, Al-Abbas, King Fahd, dan Abdullah di pintu nomor 64, 68, 69, 74, 84, 89, 90, 93, dan 94. Bati juga menegaskan, ada lift yang dikhususkan untuk jemaah berkebutuhan khusus.

Proses Pembersihan Masjidil Haram yang Mungkin Tidak Pernah Kita Bayangkan Sebelumnya

Berhaji.com

Di balik indah dan bersihnya Masjidil Haram, ada ratusan hamba Allah yang mengais rezeki dengan membersihkan rumah Allah tersebut. Mulai dari mengepel Masjidil Haram, membersihkan batu bukit Safa Marwah, membersihkan hiasan-hiasan di dinding masjid, mencuci karpet-karpet besar yang jumlahnya ratusan, hingga memberi wewangian di ruangan masjid.

Masjidil Haram yang memiliki luas yang besar, lengkap dengan detail di setiap sudutnya, tentunya Masjidil Haram membutuhkan perawatan ekstra untuk bisa menjadi tempat yang nyaman bagi para jemaah dalam melaksanakan ibadah haji.

Inilah orang-orang dibalik selalu rapi dan bersihnya Masjidil Haram.

Kumpulan Foto Berhaji Di Masa Lalu yang Ternyata Lebih Menyejukkan Dipandang Mata

Berhaji.com

Tanah suci Mekkah dan Madinah telah mengalami berbagai kemajuan seiring perkembangan zaman. Bahkan, Masjidil Haram juga saat ini tengah mengalami perluasan untuk desain terbaru di tahun 2020 mendatang.

Berbagai kemewahan seperti lapisan marmer dan emas dapat kita lihat hampir di setiap sudut Mekkah dan Madinah, terutama di tempat-tempat melaksanakan ibadah haji. Pembangunan besar-besaran ini juga disebut-sebut sebagai salah satu tanda kiamat, sebagaimana disabdakan Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam.

Ibnu Syaibah meriwayatkan dengan sanadnya kepada Ya’la ibn Atha’ dari ayahnya, dia berkata: pada suatu hari, aku menuntun tali kekang onta Abdullah ibn Amr, lalu beliau berkata: “Bagaimana pendapat kalian, jika kalian hancurkan Ka’bah dan tidak menyisakan ada batu yang masih menumpuk? Mereka menjawab: oleh kita yang beragama Islam? Beliau menjawab: benar, kalian yang beragama Islam. Seseorang bertanya: lalu apa lagi? Beliau menjawab: kemudian ia akan dibangun dengan yang lebih bagus darinya. Apabila kalian telah melihat galian-galian besar di Makkah, dan bangunan-bangunannya menjulang tinggi melebihi pegunungannya, maka ketahuilah bahwa kiamat telah mendekatimu”(HR. Ibnu Abi Syaibah dan al-Arzaqi)

Mekkah dan Madinah di masa lalu memang tidak semegah dan mewah sekarang, namun ternyata lebih sejuk dipandang mata dengan berbagai kesederhanaannya.

Potret Jema’ah Haji Dari Berbagai Negara Di Dunia

Berhaji.com

Bagi seorang muslim, menunaikan ibadah haji merupakan salah satu keistimewaan dalam beribadah. Apalagi bagi umat muslim di negara selain Arab, menuju ke Mekkah dan Madinah untuk beribadah di hadapan Ka’bah bukanlah persoalan mudah. Berbagai usaha dan perjuangan harus dilakukan untuk sekali perjalanan ibadah haji.

Haraman Railway, Kereta Cepat yang Hubungkan Mekkah dan Madinah Sudah Siap Diuji Coba

Berhaji.com – Belakangan ini, pemerintah Saudi sedang menjalankan banyak proyek untuk meningkatkan pelayanan bagi para jamaah haji. Salah satunya adalah kereta cepat yang akan menghubungkan Mekkah dan Madinah dalam waktu 1 jam 50 menit saja.

Dilansir dari Saudi Gazette, seluruh rel stasiun yang akan disinggahi oleh Haraman Railyway ini telah rampung, sedangkan rel kereta di sebelah selatan yang akan menghubungkan Jeddah dan Mekkah telah 94% selesai.

“Uji coba kereta ini akan dilakukan setelah delapan bulan dan akan mulai dioperasikan pada 2016,” ujar salah satu sumber di proyek ini pada Saudi Gazette.

Beberapa lokomotif sudah diuji coba dan telah sampai dengan baik di Madinah dari Jeddah. Kereta paling cepat akan menghubungkan jarak sejauh 453 kilometer dari Mekkah ke Madinah dengan waktu sekitar 1 jam 50 menit saja.

Sumber juga mengatakan bahwa seluruh jembatan yang menghubungkan Jeddah dan Mekkah sudah hampir selesai.

Proyek di sekitar utara yaitu antara Madinah dan Rabigh seharusnya sudah rampung sejak 2013, namun proyek ini semapt tertunda karena alasan teknis.

Adzan Maghrib di Mekkah

Beautiful Makkah Maghrib Adhan 8th March 2013

Progres Perluasan Mataf

28 Februari 2013

Pembongkaran Minarets

Kolom dan Pondasi

Masjid al Haram Under Construction

25 Februari 2013